Mendengar penjelasan Suyin yang ini, Yun Ling semakin yakin, bahwa Gurunya, Hu Jinian, memiliki kekayaan yang bisa di sandingkan dengan harta kekayaan Kekaisaran Wu.
Karena Hu Jinian pernah bercerita, kalau dia sering menjual pil atau yang lainnya denan harga selangit.
'Tapi di mana Guru menyimpan kekayaan Guru?' tanya Yun Ling pada Hu Jinian yang kini tengah duduk di atas kereta kuda yang di naikki Yun Ling.
"Tentu saja di dalam cincin ruang, kamu bisa mengambilnya saat Kultivasi mu mencapai ranah prajurit bumi orde tiga." Sahut Hu Jinian.
'Begitu lama. Tidak bisakah Guru memberikannya sekarang?'
"Tidak bisa. Ranah prajurit bumi orde tiga adalah kunci dari tempat itu."
Yun Ling mendengus sebal, padahal dirinya ingin membeli banyak hal menggunakan uang Guru-nya dan menyimpan uangnya untuk keperluan di masa depan.
"Pikiran mu ini begitu licik." Cibir Hu Jinian.
Ah, Yun Ling lupa. Kalau apa saja yang ia gumamkan, mau itu di dalam hati atau hanya di kepalanya, Hu Jinian dapat mendengarnya.
'Tidak bisakah untuk sehari... Saja, guru tidak membaca pikiranku.' Keluh Yun Ling.
"Tidak bisa. Kemampuan ini sudah melekat padaku sejak aku dapat mengingat."
"Huft." Yun Ling menghela nafas. Dari pada terus terbengong tidak jelas, mungkin dirinya harus membaca beberapa buku untuk menambah wawasannya lagi.
Dan Hu Jinian merekomendasikan beberapa buku yang bermanfaat untuk Yun Ling dan ini berkaitan dengan ilmu medis.
Suyin menatap buku yang kini di baca Yun Ling, lalu menatap buku yang di bawa Yun Li. 'Kenaoa dua anakku ini sudah membaca buku berat di umurnya yang masih dini seperti ini?' batin Yun Ling bertanya-tanya.
'Munhkin hanya Lian'er yang lebih normal.' Gumamnya lagi dalam hati, sambil memerhatikan Yun Lian yang tengah bermain dengan Lai Huyan.
'Eh? Tunggu dulu. Memangnya anak kecil yang bermain dengan harimau termasuk normal?' Batin Suyin kembali bertanya-tanya.
Suyin menghela nafasnya, dari anak pertamanya sampai yang paling kecil. Mereka semua sangatlah hebat. Tian'er-nya…
Wu Yun Ling
Akademi Awan Naga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments
Lala Kusumah
lanjuuuuuuutt... semangat sehst ya...
2024-03-31
0