Seorang bayi mungil tengah berada sebuah ruangan berbentuk kotak kaca, bayi mungil itu terlihat lemah dengan selang infus terpasang dihidungnya, dia masih saja memejamkan matanya tertidur pulas.
Lelaki itu menghampiri kotak itu dengan matanya berkaca-kaca penuh kecemasan. Ingin sekali rasanya dia memeluk tubuh mungil itu dan menggantikan rasa sakit itu disana.
Sakit! Kecewa! Sedih! Itu yang tengah dirasakannya. Tanpa terasa, buliran air mata yang tertahan itu mengalir dari sudut matanya. Diapun memejamkan matanya menahan laju air mata itu, tapi tetap saja dia tak mampu menbendungnya.
"Mas?" seorang wanita muda kini memegang lengan pria itu. Seakan ingin menguatkannya.
"Mila, maafkan mas ya. Mas bukan suami dan ayah yang baik," ucapnya lirih sambil menggengam erat tangan wanita yang berada disisinya.
"Jangan bilang seperti itu mas. Mas Fredy udah melakukan yang terbaik untuk aku dan Shafa."
Lelaki itu menundukkan kepalanya menahan air matanya yang kini tertumpah ditangan mungil istrinya itu.
"Aku gagal Mil. Harusnya aku tidak menerima tawaran bu Marinka, aku udah berbuat curang, harusnya aku ga..."
"Mas ga salah. Ini semua demi Shafa, mas lihat. Bayi mungil itu sekarang tidak berdaya, untuk bernafas saja dia butuh alat bantu dan lihat infus itu mas. Dia pasti tersiksa sekarang, kalau dia tidak pernah sakit mungkin saat ini dia berada dalam dekapanku mas. Mas harus bisa membantu dia, mas harus buat dia kembali membaik," wanita itu kini terlihat frustasi dengan keadaan bayinya. Dia terisak dan melemah. Kini tubuhnyapun terjatuh dikaki Fredy.
Ferdy terkejut melihatnya jatuh begitu saja, namun dia menyambut tubuh wanita itu dengan rangkulannya. Dia masih sadar hanya saja tubuhnya terlalu lemah. Dia tak sanggup menahan rasa pilu melihat keadaan buah hatinya.
Fredy segera mengangkatnya ke brankar yang berada didekat bayinya, " minumlah. Kamu harus istirahat jangan banyak berpikir dulu." Pinta lelaki itu padanya.
"Bayiku," ucap wanita itu lirih dengan tatapan kosong pada ba…
Menikah Dini
Menandatangani Surat Perjanjian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments