Raina tidak ingin mengatakannya kepada Kim, seharusnya apa yang ia sampaikan adalah sebuah penolakan. Namun, ketika mendengar sang bos sedang sakit, rasanya sangat tidak baik-baik saja.
"Raina?" tanya Kim.
Dia sangat penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh Raina.
"Iya, hm. Begini bos, aku setuju untuk berteman denganmu. Bukan menjadi kekasih tetapi teman!" jelas Raina.
Ia mengatakan semua karena terpaksa, sebab Kim sedang tidak enak badan dan akan segalanya rumit.
Raina hanya seorang karyawan dan tidak akan mempersulit bosnya.
"Oke, hanya itu yang ingin kau katakan?" tanya Kim sekali lagi, rasanya masih ada yang mengganjal di hatinya.
Rasa cinta ini, begitu sulit untuk pergi, membuatnya tidak terkendali.
"Iya, maaf ya bos karena memanggilku kemarin untuk kalian tidak penting. Aku tidak mau kau berfikir yang aneh-aneh karena sedang sakit, aku tetap menjadi karyawanmu dan kau adalah bosku. Kau tidak perlu mengatakan banyak hal mengenai cinta dan kesetiaan, semua itu masih jauh di ujung pandanganku."
Raina memilih jalan tengah ada tidak akan menyakiti orang yang selama ini menjadi atasannya.
Apalagi ada gadis lain yang sangat menginginkan Kim, dia akan mendapatkan masalah.
Sedangkan bagi seorang Kim, rasanya sangat senang ketika Raina membuka kesempatan yang cukup lebar untuk dirinya mendekati gadis pujaannya.
"Ya, aku paham. Setelah ini, kau akan pulang atau tetap ada di sini?"
Kontak mata antara satu dengan lainnya, begitu menyejukkan jiwa, saat bersama dengannya Raina, rasanya bahagia tidak terkira.
Keduanya meneruskan pembicaraan, perlahan tapi pasti, keduanya sudah menemukan kecocokan dalam berbicara satu sama lain, jadi mudah untuk berteman.
"Haha, apakah ibumu sangat lucu? zaman sekarang, seorang ibu pasti lebih humoris dari zaman dahulu, aku paham ini," ujar si bos ganteng.
"Iya, ibuku memang limited edition, di dunia ini tidak ada lagi. Kadang ibuku lebih kekanak-kanakan daripada aku sendiri."
"Benarkah? Hm, aku rasa kau tidak seperti itu. Kau sangat d…
Sehabis Hujan
SH - Bab 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments