"Apa yang kalian lakukan di sini?"
"HUWAAAAAAA!!! KAKEK SIHIIRRR!!!"
Teriak Ozero dengan kencang, bahkan membuat orang yang menepuk pundak nya ikut terkejut. "Kaget nya biasa aja kali! Nggak perlu teriak gitu segala. Dan saya masih muda, belum kakek kakek!" Omel seorang pria ber rambut coklat. Pria itu mengenakan kaos lengan pendek dan jubah panjang di belakang nya.
"B-beneran ini bukan kakek sihir kan?" Tanya Ozero lagi.
"Bukan. Namaku Antios, aku pemilik toko itu. Sedang apa kalian di depan toko ku?" Tanya pria bernama Antios itu.
"Kami ingin menjual beberapa monster." Ujar Ozero.
Antios menyipitkan mata nya. Ia melihat anak anak di hadapan nya itu, dan seekor rumah kecil yang terlihat manis tapi sepertinya tidak begitu kuat.
Dalam pikiran nya, apa yang bisa di kalahkan oleh anak anak kecil seperti mereka? Apa mungkin slime? Tapi kenapa tidak menjualnya saja pada Asosiasi Hero? Setahu nya, anak anak yang belum bisa mendaftar sebagai petualang di guild akan mendaftar di Asosiasi Hero terlebih dahulu.
Tapi jika langsung menolaknya, tidak sopan juga. Mereka pasti sudah berusaha mendapatkan buruan mereka, walau mungkin hasilnya kecil. "Baiklah... Masuk dulu."
Ketiga anak lelaki dan satu rubah itu mengikuti Antios memasuki toko nya. Begitu pintu di buka, hal pertama yang menyambut mereka adalah seekor Griffin kecil yang langsung melompat ke arah Antios.
"A-apa itu? Bukannya Griffin makhluk langka?" Tanya Zeika terkejut.
"Ya... Aku menemukan telur nya saat berpetualang dulu, dan merawatnya sampai menetas. Kenalkan, ini Sui. Dia betina." Ujarnya.
"Manisnya...." Ozero mencoba menyentuh Sui, namun sayangnya Griffin itu langsung bersembunyi di balik tubuh Antios. Sepertinya dia masih takut dengan orang asing.
"Pfftt... Di cuekin... Kacian Ozero di cuekin ama Griffin..." Tawa Aqua.
Perempatan imajiner langsung muncul di pelipis Ozero. Menyebalkan!
"Sudahlah langsung saja! Kami ingin menjual orc di sini. Apa bisa?" Tanya Ozero langsung pada intinya.
Antios mengernyitkan dahin…
Spirit Magic
15. Meminta bantuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 21 Episodes
Comments