"Wah layangan nya tinggi banget terbang nya!"
"Aduh jangan ke deketan dong... Nanti nyangkut benang nya..."
"Eh awas awas ada burung nyasar!"
"Minggir minggir minggir!!"
"Telat!!!"
Bruk!
"Wah burung nya nabrak! Selamatin layangan nya! Layangan nya sakit nggak?"
"Yang di selamatin harusnya burung nya! Layangan mana bisa ngerasa sakit?!"
Ozero, Zeika, Aqua dan Aru mulai menyelidiki desa itu. Terlihat beberapa anak yang dengan asik nya bermain layang layang walau harus berakhir dengan tragedi tabrakan antara layang layang dan seekor burung.
Suasana sekitar mereka pun terlihat sangat normal seakan memang tak ada masalah sama sekali di desa ini. Banyak anak yang sedang bermain, tersenyum dan tertawa ceria seakan mereka hidup tanpa adanya beban sama sekali.
Jika di lihat sekilas, mungkin orang orang tak akan percaya jika desa ini sedang di hantui oleh sang spirit beast chimera yang gemar memangsa anak anak.
Bahkan para orang dewasa pun tetap menjalankan aktivitasnya dengan normal seperti biasa.
"Serius deh... Ini kita nggak lagi di jahilin Vano kan? Rasanya meragukan banget kalau desa ini sedang dalam bahaya." Ujar Aqua terus terang. Pasalnya, ia tak melihat sedikitpun ketakutan di wajah setiap krang yang di lihatnya selama patroli kali ini.
Bukannya ketakutan, mereka bahkan bersikap biasa saja seolah tak terjadi apa apa. Walau mencoba bersikap tenang, tapi apa ini tidak terlalu tenang?
"Dari apa yang kita rasakan sudah jelas, tapi... Memang agak aneh sih kalau setenang ini." Ozero setuju dengan ucapan Aqua. Memang agak terlalu aneh kalau setenang ini.
"Mungkin mereka sengaja seperti itu agar tidak membuat trauma anak anak lain?" Ucap Zeika. Menurut nya, dengan tetap bersikap normal akan membuat anak anak tidak terlalu takut dengan kasus mengerikan ini bukan?
Tapi naif jika berpikir terlalu positif sepeti itu.
Aqua berdecak. "Hey, jangan berpikir terlalu positif pangeran, nih tetap nggak wajar kalau terlalu tenang tahu."
"Aku tau... Tapi lebih baik seperti itu…
Spirit Magic
18. Pelindung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 21 Episodes
Comments