Tiga helikopter terbang di langit Kota Garuda, sepanjang perjalanan mereka hanya melihat kota yang nyaris hancur karena gelombang massa.
Semuanya luluh lantak tak bersisa, banyak gedung-gedung rata dengan tanah, api membakar semuanya, tangisan keputusasaan menggema di setiap sudut kota.
Pembantaian di mana-mana oleh pihak Kriminal maupun Pemburu, konflik kedua pihak ini membawa Warga Biasa harus merenggang nyawa tak bersalah.
Situasi ini membuat mental para orangtua di dalam pesawat menjadi goyah, Gavin yang hanya bisa menatap kosong pun tak bisa berkata-kata lagi.
Dirinya, Kriminal yang mencoba menjadi lebih baik, tetapi tak dia sangka bahwa Pemburu lebih dari Kriminal. Mereka adalah biadab yang memakan hak kehidupan warga tak bersalah.
“Mereka siapa kah?!! Bagaimana bisa jadi Pemburu, apa mereka ... Oknum-oknum di negara kita yang berantakan?!” gumam Gavin.
“Tenang, Nak, saya rasa kau harus memikirkan posisi ini, kita akan mendarat di perbatasan Kota Garuda dan Kota Aezak, di sana katanya ada penjagaan ketat dari pemerintah Kota Aezak!” jelas Dokter Cahyadi.
“Sial,” umpat Gavin.
Gavin yang berpikir bisa lepas dari situasi Kota Aezak, mau tidak mau harus kembali ke Kota Aezak di tengah kota paling padat –Kota Garuda– harus luluh lantak.
Kondisi ini benar-benar membuat Gavin seperti menyesali dia memainkan kembali gim ini, dia tak habis berpikir bahwa semuanya harus terjadi.
“Dunia yang hancur,” gumam Gavin.
Lima menit kemudian, Gavin melihat sekelompok pria memakai setelan jas sedang mengatur helikopter untuk mendarat dengan aman.
Gavin pun menjadi terkejut ketika seorang pria dewasa bertubuh kekar dengan luka sayatan di pipi kanannya. Pria itu adalah Jimmy Henderson, ayah dari Maximus Henderson.
Pria dengan berdarah Indonesia dan juga Inggris, sedang menatap sengit tiga helikopter yang sedang dalam proses pendaratan.
‘Dia ... Terlalu berbahaya,’ pikir Gavin.
Keduanya pun melakukan kontak mata yang membuat Gavin dengan cepat memalingkan wajahnya seperti orang tak t…
Roleplay World Online (RWO)
Bab 11 – Pelarian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments
Ayano
Jangan gitu dong 😢. Kan jadi sedih. Tenang nak, kamu masih mama pantau biar gak sendirian di tempat mengerikan begitu
2023-04-07
1
Ayano
Oh ya jelas lah. Siapa dulu emak onlinenya. Udah saya didik dengan sepenuh emosi biar dia bisa jadi bibit unggul 😤😤
2023-04-07
1
Ayano
Salah komen. Kupikir ngebunuh satu dapet 65 poin ternyata poin keseluruhannya segitu
2023-04-07
1