Drek! Drek! Drek!
Di sebuah koridor rumah sakit, brankar di dorong begitu cepat dengan beberapa dokter dan juga perawat, wajah mereka begitu panik ditambah ramainya rumah sakit yang agak mengganggu mereka.
“Mohon minggir!”
Di atas brankar tersebut, seorang pemuda terbaring begitu lemah dengan tubuh yang gemetar hebat, napasnya terasa sangat berat sehingga dia membuka terus mulutnya.
Pemuda itu adalah Gavin, semua kejadian ini bermula disaat otaknya dipenuhi oleh pertanyaan-pertanyaan yang sangat aneh.
Sejam sebelumnya.
Di ruangan tempat Gavin berada, dia saat ini sedang duduk termenung tanpa memikirkan hal-hal yang aneh, dia hanya terus terdiam.
Dia yang awalnya berbaring, memilih untuk duduk saja karena berbaring membuatnya merasa lemah, maka dari itu dia memilih duduk untuk mencoba menenangkan jiwa dan raganya yang terlihat sangat rapuh.
“Apa yang kau takutkan?”
“Hah! Si–Siapa di sana?!” seru Gavin yang langsung mengedarkan pandangannya, mencoba mencari asal suara.
Suara yang begitu berat dengan intensitas tinggi, sangat mengganggu, tetapi di satu sisi rasa penasaran amat dalam yang membuat Gavin beranjak dari duduknya dan berdiri waspada.
“Apa yang kau takutkan?”
Kembali sebuah suara yang begitu berat menghantuinya, Gavin merasa sangat aneh dengan suara yang jelas pertama didengarnya, tetapi terasa familier.
“Apa yang kau takutkan, Gavin Arsenio?”
Sakit yang amat dalam tiba-tiba menghantam kepalanya, telinganya berdengung begitu keras hingga mengeluarkan darah segar.
Gavin jatuh terkapar, tetapi mencoba untuk bangkit sambil terus mendengar suara samar-samar yang cukup mengerikan dan terus menghantam indera pendengarannya.
“Bagaimana jika manusia-manusia yang kamu bunuh mendatangimu?”
“Dunia tak adil, bukan?”
“Apa yang kau takutkan?”
“P-U-T-R-I A-Y-U, Putri Ayu, bukan?”
Gavin berdiri, dia langsung menendang brankar miliknya dan terus berteriak keras, kepalanya seakan tercabik-cabik oleh sesuatu yang sangat tajam.
Gavin berjalan sempoyongan sembari mengacak-acak ra…
Roleplay World Online (RWO)
Bab 20 – Hilangnya 100% Emosi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments
Ayano
Kenapa anak gue jadi kek tikus laboratorium gini 😭😭😭😭
Mama sedih banget kamu jadi begini nak
Mama minta maaf ya 😭😭😭😭
2023-04-11
1
Ayano
EBUSET
ANAK GUE KENAPA ITU WOOOI 😱😱😱😱
2023-04-11
1
Ayano
Bener kan, berasa feel creepy dan ngenesnya.
Kamu yang sabar nak 😭😭😭
2023-04-11
1