Xinxin terus saja melanjutkan tertawanya dengan sangat keras dan dia malah terus menarik ujung pakaianku sambil merengek tanpa henti, aku juga tidak tahu harus berbuat apa dengannya, hanya bisa terus mengusap punggungnya dengan lembut dan terus membuat dia agar merasa nyaman berada di sampingku saat itu, setidaknya dengan begitu mungkin Xinxin bisa merasa lebih baik dan dia bisa berhenti merengek kepadaku.
"Ahh..sudah sudah Xinxin jangan mempermasalahkan hal itu lagi, sudah kau mau sampai kapan terus merengek seperti bocah begini kepadaku, aduh...lama kelamaan bahuku akan habis basah oleh air matamu itu, sudah dong jangan mewek terus aku kan bosan dengarnya." Ucapku kepada dia.
Hingga akhirnya berhasil membuat Xinxin berhenti menangis dan dia mau melepaskan tangannya dari pakaianku, aku baru bisa merasa lega saat itu, setelah dia mau melepaskan pegangannya dari pakaianku, setidaknya aku sudah bisa duduk di kursi, dan bisa merebahkan punggungku ke sandaran belakang, setelah beberapa saat terus berdiri dan menjadi tiang untuk di peluk oleh Xinxin sedari tadi.
"Huaa.. akhirnya aku bisa duduk juga, gini dong, dari tadi kek, kau melepaskan aku, kan enak kalau begini, aku bisa duduk dengan tenang dan kau bisa curhat apapun padaku sampai kau puas." Ucapku kepadanya saat itu.
Xinxin terus saja memberikan tatapan tajam kepadaku dan terus saja dia melihat wajahku sangat tidak senang, dengan tatapan matanya yang sinis dan dia yang terus saja menyipitkan matanya itu, aku sangat kebingungan dengan apa yang harus aku lakukan.
"Hei...ada apa denganmu? Kenapa menatap aku begitu, memangnya ucapanku salah apa?" Tanyaku dengan kedua alis yang aku naikkan bersamaan saat itu.
"Aish...sudahlah bodo amat, aku tidak perduli lagi denganmu!" Ucap dia yang malah merajuk begitu saja padaku.
Lalu dia naik ke ranjangnya dan menutup wajah dia dengan selimut tebal yang ada disana, bahkan dia menutup seluruh tubuhnya, aku hanya bisa keheranan begitu juga dengan Yimin dan Xiuying yang ada disana.
"E…
Professor Ling I Love You
Menikmati Makanan Sendiri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 78 Episodes
Comments