Chapter empatbelas

Isak tangis tak terbendung lagi, air mata luruh begitu saja dari dua wanita beda usia tersebut.

Sepanjang perjalan mereka terus meneteskan air mata, para warga pun turut iba membayangkan bagaimana jika mereka berada diposisi Bu Rina dan Arsyi.

Sampai di depan rumah mereka bisa dipastikan Arsyi dan Bu Rina menyaksikan bagaimana kobaran api terus memakan rumah mereka.

Tepat adzan maghrib api sudah mulai padam, netra Arsyi menangkap tas yang berada dari tempatnya berdiri saat ini.

"Ya Allah mungkin saat ini hamba sakit hati dengan siapa yang telah membakar rumah hamba, hamba mungkin merasa engkau tidak adil karena memberikan cobaan seperti ini tapi insyaallah hamba ikhlas jika memang ini sudah bagian dari rencanamu hilangkan dendam yang mungkin nanti akan bersemayam di hati hamba berilah kesabaran menerima ketetapan mu ya Allah" lirih Arsyi

Pak kades beserta Bu kades satang menghampiri mereka, diikuti pak Dullah, bu Saroh dan lainnya.

Mereka turut bersedih dengan musibah yang dialami bu Rina, pak kades akan mengambil jalan tengah terkait dimana Bu Rina dan Arsyi akan tinggal nantinya.

"Bu Rina kami turut bersedih atas musibah ini, semoga siapapun pelakunya nanti akan mendapat balasan yang sitimpal dengan perbuatan yang dilakukan, bagaimana untuk sementara waktu Bu Rina tinggal di rumah yang pak Dullah yang dulu itu juga sudah dengan izin pak Dullah bukan begitu pak?"

"iya Bu Rina tempati saja rumah kami yang dulu sampai sekiranya Bu Rina berhasil mendirikan kembali rumah yang baru, mungkin tidak seberapa bagus dengan rumah warga lain tapi insyaallah masih layak untuk dihuni"

"terimakasih pak Dullah nanti saya akan berusaha membayarnya"

"tidak Bu, tidak perlu toh kita seperti saudara jadi sudah sepatutnya kita saling menolong"

"Masyaallah terimakasih pak"

"yasudah Bu karena sudah magrib juga mari Bu Rina juga istirahat" sahut pak kades diikuti anggukan dari mereka yang berada disana.

Setelah semua bubar dan kini hanya tersisa pak Dullah beserta istrinya dan Bu Rina dan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

bunda alfan

bunda alfan

sabar ya ar, inget Allah nggak akan salah dalam memilih punggung siapa yang kuat

2023-06-25

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!