"anak saya disawah pak, bagi tugas sudah mendekati panen kalau disini semua nanti cabai yang disawah diserang hama tidak tahu" ucap Bu Rina
"perempuan atau laki-laki Bu kalau boleh tahu?"
"perempuan pak" jawab Bu Rina sopan
"kalau boleh tahu apakah warga tidak ada yang mengetahui siapa kira-kira yang membakar rumah ibu?"
"tidak tahu pak, tapi ya tidak apa-apa insyaallah saya ikhlas mungkin ini bagian dari ujian gusti Allah ke keluarga saya" ujar Bu Rina dengan tersenyum teduh.
Pak wahid dan lainnya sampai tertegun mendengar ungkapan Bu Rina, seluas itukah rasa sabarnya sampai bisa menerima itu semua dengan tulus.
Bukan bermaksud mencari impati pka Wahid beserta orang-orang disana tapi Bu Rina juga tidak mau dianggap sebagai orang yang pendendam.
"kalau kira-kira ada yang mau menawarkan bantuan untuk membangun kembali rumah ini apakah ibu mau?" tanya pak Wahid
"saya tidak mau berpikir terlalu jauh pak, kalau misalkan belum mampu sekarang langsung jadi rumah saya ingin mencicil terlebih dahulu jadi saya tidak ingin terlalu mengadahkan tangan jika saya saja masih mampu" jawab Bu Rina tersenyum
"walaupun jika orang itu tulus bu?"
"tidak ada alasan kita untuk berusaha sendiri pak, bahkan masih banyak yang mungkin lebih membutuhkan daripada saya seperti lansia yang rumahnya sudah tidak layak dihuni itu"
"anda wanita cerdas Bu bukan begitu pak kades?"
"iya pak, Bu Rina warga kami yang memiliki pola pikir yang bagus" puji pak kades, dan Bu Rina yang mendengar itupun tak ingin besar kepala.
Banyak perbincangan yang mereka lakukan hingga akhirnya pak kades dan pak Wahid melanjutkan perjalanan untuk menelusuri jalan desa.
Bu Rina pun mulai melanjutkan bersih-bersih nya tadi, ia menatap nanar kulkas yang dulu ia beli dengan susah payah agar Arsyi bisa minum es jika menginginkan seperti teman-temannya.
Sore hari bu Rina berhasil membersihkan rumahnya, beberapa material yang sudah ia cicil pun sudah datang.
Jangan lupakan tadi sempat terjadi kehebohan warga tentang kehadiran pak…
Lembar Kisah Untuk Arsyilla
Chapter limabelas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments
bunda alfan
lanjut semangat ka
2023-06-25
0