Brama mengusap air matanya yang kini telah membanjiri wajah tampannya, Brama benar-benar merasa rapuh tanpa kehadiran Tiara disisinya. Ia seolah-olah kehilangan tempatnya berpijak.
Brama pun segera beranjak pergi dari balik pintu ketika melihat deru langkah kaki Gala Abiseka dan Daniel yang hendak keluar dari ruang rawat inap Tiara. Dirinya tidak ingin semua orang tahu jika dirinya sedang mengintip keberadaan Tiara yang telah selesai ijab qobul dengan Gala Abiseka sepupunya.
Ingin rasanya dokter Brama masuk ruangan tersebut dan menemui wanitanya yang masih terbaring lemah. Akan tetapi, Brama tidak punya nyali lagi untuk masuk ke dalam menemui Tiara. Apalagi, kini wanita yang dicintai olehnya itu bukan lagi berstatus sebagai calon istrinya. Ikatan itu telah terpatahkan, tiada lagi harapannya untuk terus bersama Tiara mengingat status mereka yang kini telah berbeda.
Segala mimpinya pun kini pupus sudah bersama hancurnya harapan yang tak mungkin lagi ia bangun. Tiara kini tak bisa lagi untuk ia gapai, dirinya benar-benar-benar lemah dan tak berdaya. Perpisahan dan kehilanganngan Tiara begitu menyesakkan dadanya, melemahkan jiwanya, menyurutkan segala semangat hidupnya.
''Tiara, tak ada lagi senyum keceriaan dan tutur lembut nan manja mu yang dapat kulihat di setiap hari ku. Segala mimpi dan khayal ku yang hendak ku rajut bersama mu kini pun lenyap sudah bersama rasa sakit dan kecewa ku, oh Tuhan ... kenapa kau uji aku dengan rasa sakitnya tak bisa memiliki wanita yang kucintai. Mengapa Engkau hadirkan ia dalam hidup ku, namun kau pisahkan kami dengan cara seperti ini? Tiara, sungguh aku tanpa mu butiran debu!'' Brama melempar cincin khitbahnya bersama Tiara dua bulan yang lalu ke sembarang arah.
Brama benar-benar terlihat frustasi dan acak-acakan, wajahnya yang lebam dan tak beraturan tak lagi dihiraukannya. Kehilangan dan gagal menikah dengan Tiara benar-benar membuatnya kehilangan arah dan tempat tujuan. Brama benar-benar terlihat semerawut, ia yang biasa selalu terl…
Sebening Dukamu
Bab 40. Aku Tanpamu Butiran Debu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments