"tak masalah kita ikutin cara mainnya dia, lu pura-pura saja menerima dia sebagai adik lo nanti kalo sudah watuknya kita bakal buka kedok dari wanita licik itu".
"baik lah gue ikutin cara main dia kali ini mau nya dia apa mendekatin keluara gue."
Esok harinya pun tika masuk ke kantornya bara dia berdandan sangat cantik hari ini agar dia biasa di lirik sama bara.
seblum menjalani aktifitas merka hariin ini tidak lupa merka sarapan terlebih dahulu, dan tidak lupa juga hari ini kevin aja mengikuti rencana yang di buat tika.
"ouh iya dek kamu mau kaka antar tidak."
merka semua langsung menatap kevin karna ada angin apa tiba-tiba dia memanggil tika dengan sebuat dek. Padahal sebelumnya dia sangat kekeh dengan pendiriannya bawa tika bukan adik yang selama ini merka cari tapi sekarang.
"kevin kamu memanggil siapa? Apa kah kamu memanggil tika?"
"ya siapa lagi mah kan di sini hanya ada tika berarti tika adik ku kan masa iya aku panggil mamah dengan sebutan dek kan gak mungkin mah."
"kaka sudah menerima aku sebagai adik kaka kah?"
"iya tika maaf yah kalo kemari kaka tidak mengakui mu, mungkin kemarin aku hanya seyok saja dengan kedatangan kamu tiba-tiba."
Dalam hati tika "bagus lah dia percaya kalo aku adiknya kan akan lebih muda untuk mendekati bara nantinya."
"gak papa kah tika ngerti ko". Dengan senyum palsunya.
"kamu nanti berangkat bareng kaka mu saja lagian searah juga kamu belum bisa bawa mobil dulu karna mamah takut kamu kenapa-napa yah sayang."
"iya mah"
Sebenarnya dia ingin membawa mobil tapi apa boleh buat di harus menuruti semua kemauan mamahnya itu. Jadi lah di hari ini di antar kakanya ya itu kevin.
akhirnya merka berangkat bersama di dalam mobil pun tidak ada obrolan apa jadi dia sengaja mrmulai pembicaraan.
"kaka,, kaka sama ka bara bersahabat sudah lama kah?"
"aku berteman sama dia sangat lama dari kami kecil, kenapa emang kamu menanyakan itu."
"tidak ka aku hanya bertanya saja, tipe cewek ka bara seperti apa si ka?"
"kamu suka sama dia, bukan kah dia bekas adik tirik mu airin kan?"
"e,,ee itu aku hanya bertanya ka apa kah aku tidak boleh."
kevin berpikir terbih dahulu seblum menjawabnya dia punya rencana untuk tika "setauku dia suka cewek yang cantik pastinya dan suka cewek yang berpakaian yang lumayan sexsi yah, yang penting bisa menyenangkannya dia pasti suka, apa kah kamu tidak mau tidur ini sudah sampai kantor loh."
"eh iya ka aku gak sadar ya sudah aku pamit yah ka maksih sudah mau mengantarkan ku."
Kevin hanya tersenyum sambil menangguk dan langsung menjalankan mobilnya kemabali dan sekrang aga lumaya mengerti apa yang di maukan wanita licik itu.
"tenang saja wanita licik gue akan membongkar kedok lu itu, dan sekaligus mempermalukan lu nantinya karna sudah berani mengaku sebagai adik dan anak dari orang tua gue , kita lihat cara main lo dengan cara main gue lebih bagus siapa."
seblum masuk dia kemabli berkaca apa kah penampilan dia sudah sempura. Sempurana jadi penggoda yang tak tau diri tepatnya
AIRIN
46
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments