Di jakarta di satu ada 2 wanita paruh baya yang sedang mengobrol bersama.
"apa maksud jeng mau menjodohkan bara dengan anak permuanmu, tapi bukankah jeng sendiri tidak mempunyai anak perempuan yah?"
"dia anak tiri saya jeng anak dari suami saya tapi saya sudah menganggapnya anak sendiri."
"tapi jeng masalahnya bara sudah 2 kali meninkah dan lagian saya berjanji tidak akan memaksanya lagi untuk menikah toh saya liat bara akhir-akhir ini sudah kembali setabil dengan kondisinya sekrang".
"tapi jeng bukankah jeng menginginkan cucukan bagai mana mau punya cucu kalo bara tidak menikah lagi."
"memang benar perkatamu tapi saya tidak yakin dia mau menerimanya."
"kita tidak perlu terburu-buru jeng biarkan anak saya dekat dulu dengan bara lagiankan sekrang dia sedang bekerja di kantornya juga barang kali merka bisa lebih dekat nantinya."
"bekerja tapi saya ko tidak tau kalo ada pegawai baru di sana, bara pun tidak bercerita apa-apa sama saya."
merka memutusakan menyudahi obrolan perjodohan merka karna makanan yang merka pesan sudah sampai dan langsung memakannya tanpa ada obrolan selanjutnya.
lumayan laga juga merka mengobrol sampe makanan yang merka pesan pun sudah habis di makan merka, dua wanita itu memilih untuk pulang saja karna waktunya pun sudah sore.
"saya pulang dulu yah jeng nanti kita bahas lagi perjodohan anak kita."
Mamahnya bara hanya tersenyum menanggapi omongan wanita itu sambil berjalan dia berpikir. "apa kabar mau aku jodohkan kembali lagian sejak kapan kevin mempunyai adik ko aku baru tahu yah."
Mobil yang di tumpangi mamah bara pun melesat di menuju rumaha rasanya dia ingin segara samapai ke rumahanya karna faktor umur dia jadi malas keluar rumah sekrang dia lebih memeilih diam di rumah mengurus tanaman yang ada di rumahnya.
Saat samapi di rumah ternyata ada bara dan kevin yang sedang menonton tv sejak kejadiean tika kevin jadi malas pulang ke rumahnya itu. Ya kalo tidak di rumah sakit di sini lah dia di rumab sahabatnya bara.
"loh mamah dari mana tumben ke…
AIRIN
48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments