alora berjalan menyusuri koridor, tidak sedikit yang menyapanya selama di jalan, alora juga termasuk siswa yang populer karena prestasi dan aktifnya di salah satu eskul yang ada di sekolah itu, ketika sedang asyik berjalan di pinggir lapangan basket.
tiba-tiba..
“AWAASSSS!!” teriak kaivan
Aloran pun langsung menghindari bola basket yang mengarah ke dirinya
“Hampir aja” ucap alora lega sambil mengelus dadanya karena berhasil menghindar dari bola basket itu.
Ketika alora ingin memarahi kaivan, matanya membelalak terkejut, ketika melihat dahi kaivan penuh dengan darah, iya setelah berteriak memperingati alora, kaivan tidak menyadari bahwa di depanya ada tiang besi dan menabrak tiang di depanya itu.
“eh” alora pun mematung dipinggir lapangan basket.
“kok ada darah? Darah siapa ini?” tanya kaivan bingung sambil sedikit merintih
“darah lo dodol, bisa bisa nya gak sadar sama darah sendiri” ucap alora
“oh darah gue” ucap kaivan santai
“santai amat mas nya, bukanya cepet cepet ke uks minta di obatin sama anggota PMR” sindir alora
“lo kan anggota pmr, obatin gue lah”
“ya udah ke uks, bisa jalan sendiri kan”
“gendong lah” celetuk kaivan
“dih ogah, dah lah gue duluan ke uks” ucap alora kemudian kaivan langsung menyusul alora berjalan di belakang alora.
dion, raka dan riko hanya saling menatap bergantian, sambil mengangkat bahunya seolah tidak peduli dengan urusan mereka berdua
“lanjut aja lah, gak perlu khawatir kan?” tanya riko
“yups” jawab raka
“mau kemana tuh kaivan?” tanya hilmi
“dahinya berdarah, gak sengaja kepentok tiang” jawab dion
“apa gapapa tuh?” tanya hilmi ragu-ragu
“kak, santai aja, udah ada yang ngobatin juga” ucap raka
“ya udah kita lanjut aja latihanya” ucap hilmi
Lalu akhirnya mereka melanjutkan latihan basketnya. Sedangkan di ruangan uks, alora mempersiapkan peralatan dengan tenang dan kaivan sedang duduk di ranjang uks.
“lo panik ya liat dahi gue berdarah gini?” tanya kaivan
“gak,biasa aja” jawab alora ketus
“lo yang bakal ngobatin gue?”
“kenapa?keberatan d…
RIVAL TO LOVE
BAB 20 _ TERBENTUR TIANG
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments