Dari kejauhan laila melihat tingkah alora ke kaivan, laila melihat kaivan yang sedang mengobrol nyaman dengan alora, dengan kepala yang di tempelkan di meja dan menghadap ke arah alora, laila tidak bisa melihat ekspresi kaivan.
“sorry, gue boleh duduk di sini?” tanya laila yang tiba tiba menghampiri kaivan dan alora
“ohh gapapa la, kosong kok kursinya” jawab kaivan kemudian ia kembali ke mode fokus
“sorry kalo gue ganggu kalian, tapi gue juga sama mau belajar di perpus Cuma mejanya pada penuh” ucap laila alesan
“gak sama sekali” ucap alora singkat dengan pandangan yang masih fokus mengerjakan soal yang ada di bukunya
“kalian so sweet banget sih, belajar bareng pake satu buku” celetuk laila
“bukan so sweet, kepepet aja, soalnya bukunya Cuma satu” ucap kaivan tanpa mengalihkan pandangannya dari buku
“ini orang kenapa sifatnya beda banget sama waktu yang tadi dikoridor ya” batin alora sambil melirik ke arah laila.
Laila pun mulai membuka bukunya, awalnya ia terdiam sambil mengerjakan sesuatu, tapi sesekali laila bertanya pada kaivan tentang soal yang tidak di pahami.
“kaivan, kalo yang ini caranya gimana?” tanya laila sambil menunjukkan bukunya
“oh itu gampang, gue contohin dulu” kaivan pun menjelaskan
Lama kelamaan, laila ini terus menerus bertanya ke keivan, yah alora pun kena dampaknya, ia tidak bisa fokus karena suara laila terlalu keras. Alora menghela nafasnya dan itu membuat laila dan kaivan melirik ke arah alora.
“duh, maaf ya, pasti ke ganggu sama suara berisik gue, kalo gue duduk di samping kaivan pasti gak bakal ngomong keras-keras” ucap laila
Alora yang mendengar suara dari depanya langsung mengangkat kepalanya dan menyerengitkan dahinya.
“lo mau di sini? Ya udah Gapapa di sini aja” alora pun berdiri dan mempersilahkan laila untuk duduk
“lo udah selesai?” tanya kaivan
“eh, bukanya kalian lagi belajar bareng buat olimpiade ya? Jangan jangan gue gangu kalian lagi” tanya laila
“gapapa, lo gak nganggu gue sama sekali, lagian gue mau ke kelas, udah selesai jug…
RIVAL TO LOVE
BAB 30 _ NAMANYA ZIAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments