“Pulang malam lagi, jangan-jangan pergi sama cowok?”
“Nggak, jangan nuduh-nuduh aku deh! Aku habis dari rumah teman aku. Karena di rumah sendiri rasanya nggak betah!”
“Nggak usah bohong sama Papa! Cepat kasih tau Papa kamu habis darimana?”
“Itu barusan udah aku jawab! Aku baru dari rumah teman. Main di sana sekalian ngerjain tugas,”
“Bukan sama Arga-Arga itu?!”
“Bukan! Lagipula kalau aku jalan sama Arga emang kenapa sih? Nggak salah dong. Dia kan teman aku,”
“Salah kalau sampai malam begini! Dia nggak sopan bawa kamu sampai malam!”
Chika berdecak mendengar ucapan Papanya yang sekarang bersikap selayaknya orangtua yang khawatir terhadap anak perempuannya.
“Menurut aku Arga baik kok. Dan dia anaknya nggak pernah lancang bawa-bawa Chika sampai malam, Pa,” ucap Valerie yang berada di pihak Chika. Menurut Valerie, Arga adalah anak yang baik. Selama ini kalau Arga datang ke rumah, Ia selalu memperhatikan gerak gerik anak itu.
“Dia nggak pernah neko-neko,”
“Kamu kenapa jadi belain si Arga? Emang udah kenal dia lama?”
“Ya memang belum kenal lama, tapi yang aku nilai, dia itu baik. Kalau datang ke sini selalu sopan, mau ajak Chika pergi selalu izin, keliatan nggak neko-neko, Pa,”
“Udahlah Papa nggak usah nilai orang yang aneh-aneh kalau Papa aja jarang ketemu dia. Aku lebih tau gimana teman aku. Lagipula aku sama dia cuma berteman aja kok. Dan selama berteman dia baik kok,”
“Iya boleh aja berteman tapi jangan berlebihan,”
“Nggak usah Papa ajarin, aku juga tau kok,” ucap Chika dan langsung bergegas ke kamarnya.
“Hei Chika! Gimana Papa nggak ngajarin kamu? Papa itu orangtua kamu! Jadi wajar dong kalau Papa ajarin kamu. Karena Papa mau kamu baik-baik aja,”
“Ya emang siapa sih yang mau bikin aku nggak baik-baik aja?! Papa aneh banget,” jawab Chika dengan suaranya yang lantang dan masih menaiki anak tangga.
“Chika jangan kebiasaan pergi kalau Papa lagi ngomong,”
“Aku nggak mau dengar omongan Papa karena nyalahin aku terus,”
“Papa nggak nyalahin. Papa cuma nggak mau kamu pulang ma…
Kisah Chika
Bab 76
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments