Hades dan Luna masih santai berteduh di pohon besar, menikmati angin sepoi yang menyegarkan. Tiba-tiba, Hades melihat sesuatu yang mencurigakan di bajunya Luna.
"Hey, Pendek! Apa itu yang ada di bajumu? Itu bergerak-bergerak," ucap Hades sambil menunjuk ke arah baju Luna.
"Diamlah, bodoh! Tidak usah bercanda!" balas Luna dengan kesal.
"Lihat dulu, bodoh!" tantang Hades dengan nada kesal.
"Tidak mau! Aku tahu kau pasti sedang iseng, bocil!" bantah Luna dengan tegas.
"Kalau begitu, terserah kau saja, PENDEK! CIH!" ucap Hades sambil memalingkan wajahnya dari Luna.
Hanya tertawa kecil, Luna menutup mata dan bersandar di pohon, menikmati angin sepoi yang melintasinya. Hades mencoba untuk melakukan kejahilan, tapi nampaknya tidak berhasil kali ini.
"Hahaha, kejahilanmu yang klasik gagal, bocil," goda Luna sambil terus menikmati momen santainya.
Tiba-tiba, Luna merasakan sensasi yang aneh di tubuhnya, seakan ada yang menggeliat dan membuatnya gatal.
Dalam sekejap, dia menyadari bahwa tubuhnya dipenuhi oleh kelabang. Terkejut dan panik, Luna berteriak histeris, "KYAAAAAAAAA!" dan dengan cepat melompat dan berlarian sambil mencoba melepaskan kelabang yang menempel di tubuhnya.
"AKU BENCI SERANGGA! TOLONG AKU, KAK SEBAS! TOLONG AKU, BOCIL!" serunya panik, berteriak dan berlarian tanpa henti. Kelabang-kelabang itu tampaknya sangat suka dengan tubuh Luna yang hangat.
Hades hanya menatap Luna yang berusaha melepaskan kelabang dengan panik dan ketakutan, dan dia tidak bisa menahan tawanya yang pecah. Terbahak-bahak, dia menikmati momen ini sambil melihat Luna yang panik.
"Sudah kukatakan padamu, tapi kau tidak mau mendengarkannya, dasar pendek!" ucap Hades sambil menggelengkan kepala dengan kesal, tetapi senyum kepuasan terpancar di wajahnya.
"Oh, jadi kau takut serangga, huh?" ejek Hades dengan senangnya, tetapi Luna yang masih panik dan menangis tidak menghiraukannya.
Aleister, yang awalnya merasa kesal dengan perilaku adiknya, melihat Luna berlarian dan berteriak panik meminta tolong. Namun, dia memutuskan untuk mengabaikannya, masih membawa kekesalannya.
Sebas, dari kejauhan, melihat adiknya berlarian histeris dan merasa khawatir. Dia bergumam dalam hati, "Apa yang terjadi dengan anak ini? Mengapa dia memanggilku?" dan dengan cepat, Sebas mendekati Luna yang berlarian dengan panik.
Saat ia melihat Luna yang dikerubungi oleh kelabang, Sebas menghela nafas panjang. Dengan sigap, ia mulai menghapus satu per satu kelabang yang menempel di tubuh Luna.
Beberapa menit kemudian, seluruh kelabang telah dihapus dari tubuh Luna. Sebas dengan tegas menginjak kelabang tersebut hingga mati.
"Sudah, tidak usa…
Dragon Lord System
S2 - Relax / Rileks
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 218 Episodes
Comments
Cucu 23
satu kata saja yang dari ku yaitu Absolute cinema ✋😎✋
2025-09-26
0
ciru
cakep.
2023-08-19
1
Ya Fi
makasih Thor ceritanya menarik q vote untuk anada
2023-08-18
3