"Aku sudah menyelamatkan nya, Jingga ada di tangan orang yang tepat, Kau takut padaku sekarang sayang?". Tanya Sanders.
"Terimakasih banyak Kak". ucap Lia sambil memeluk Sanders. Sanders yang terkejut mendengar ucapan Lia pun membalas pelukan nya tak kalah erat.
"Kau tidak takut padaku sayang". tanya Sanders sambil memeluk tubuh Lia. Lia menggeleng.
"Di mata ku, kamu adalah pahlawan ku". ucap Lia Lirih. Sanders sangat bahagia mendengar ucapan calon istrinya. Ia pun mengecup puncak kepala Lia berkali-kali.
"Bisa kah kalian mengasihani ku sedikit saja, kalian tidak melihat aku ada di sini. jahat sekali". ucap Erinya menggerutu.
"Maaf, Aku lupa akan kehadiran makhluk seperti mu tadi di sini". Ucap Sanders sambil tertawa. namun mendapatkan cubitan kecil dari tangan Lia..
"Aaauuu sayang". ucap Sanders sedikit berteriak.
Lia melepaskan pelukan nya kepada Sanders yang masih saja tertawa. "Aku juga Makhluk". ucap Lia memajukan bibir nya seperti anak kecil yang merajuk.
"Bukan, kau Dewi, hanya mereka yang makhluk". ucap Sanders masih saja menggoda adiknya Erinya. Buggghhh tiba-tiba bantal sofa pun melayang ke wajah Sanders yang masih asik tertawa.
"Ayo kakak ipar, kita tinggal kan orang gila ini". ucap Erinya sambil menarik pelan tangan Lia menuju ke luar.
"Lihat Saja aku akan menghabiskan uang mu Kak". ancam nya sebelum menutup pintu kamar.
"Habiskan jika kau bisa, aku tunggu". ucap Sanders bangkit dan mengejar Erinya sebelum keluar. Ia terlebih dahulu mengecup kening Lia.
"Jaga dia Erinya, jangan sampai terjadi apa-apa padanya". ucap Sanders pada adik nya.
"Sayang, kau bersenang-senang lah, minta lah apa saja pada Erinya. uang nya adalah uang calon suamimu ini, dia tidak bekerja. jangan takut untuk membeli apapun yang kamu inginkan, aku akan menghadiri rapat di kantor". Sanders berkata pada Lia dan Lia mengangguk patuh. namun makhluk itu kembali bersuara.
"kerjaan ku adalah menghabiskan uang mu agar tidak memenuhi brangkas di bank" ucap Erinya membuat Lia tertawa.
mereka k…
Waktu Bahagia Ku.
34 Bantu aku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments