Setelah ruangan itu terlihat sedikit sepi dari para pelayat, Paman Yan masuk dan berdiri mematung di hadapan jenazah Tania cukup lama seolah tak ingin meninggalkan ruangan itu. Tangannya yang nampak guratan pembulu darah dan kulit yang terlihat mulai berkeriput di atas punggung tangannya, terlihat memegangi peti jenasah tempat Tania tidur selamanya. Bibirnya mengatup rapat seolah menahan rasa duka yang begitu dalam. Kedua netranya tampak berkaca-kaca memandangi raga Tania yang telah terbujur kaku di dalam peti jenasah.
"Anak kandung ayah satu-satunya, permata hatiku yang tak pernah bisa ayah jaga didekat ayah. Maafkan ayah nak, semoga kamu bahagia di sana" batin Paman Yan yang hatinya begitu terpukul
Sementara di luar ruangan terlihat Dirga dan keluarganya serta Mr Ken duduk di kursi para pelayat. Mereka menunggu sampai acara prosesi pelepasan jenasah selesai. Hanya Paman Yan yang tak terlihat duduk bersama mereka. Sepertinya Paman Yan masih ada di dalam ruangan.
Karangan bunga terus berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga Tania. Para pelayat pun silih berganti memberikan penghormatan terakhir kepada Tania. Banyak teman seprofesinya yang berdatangan, tidak terkecuali Dokter Bara. Dokter Bara pun datang bersama rombongan teman seprofesi karena dia baru saja menyelesaikan tindakan operasi pada pasiennya. Nampak raut mukanya yang sangat lelah dan raut wajah yang sangat sedih.
Dokter Bara melihat Paman Yan berdiri di depan peti jenasah Tania. Sementara keluarga Sanjaya dan Mr Ken sudah duduk di luar. Hatinya semakin penasaran, melihat sikap Paman Yan yang tertegun memandangi jenazah Tania tak henti-hentinya. Apalagi kemarin dia melihat Paman Yan keluar dari ruang perawatan Tania pagi-pagi sekali.
"Tania anak ku maafkan ayah yang tidak pernah bisa ada di sisimu selama hidupmu. Ayah berjanji akan membalaskan sakit hatimu. Kamu jadi menderita karena menanggung beban pikiran yang berat demi karirmu hingga kamu mengalami penyakit kronis ini. Ayah juga ber…
Sandiwara Cinta Yang Menggemaskan
Episode 80 Menaruh Dendam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 144 Episodes
Comments
faridah ida
kalo Tania anak paman Yan .. laku mr Ken masih saudara nya dong ... bahaya ini kalo semua nya pada balas dendam...
2023-09-15
0
Rina
Ya ampun jangan sampai paman Yan balas demdam ke Dirga ato Niana 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
2023-09-12
1