Afatar menahan tangan Qaisya saat Qaisya berada di depan lift. Qaisya pun langsung terhenti dan menoleh ke arah Afatar.
"Kamu mau kemana?" tanya Afatar.
"Pulang." Ucap Qaisya singkat.
"Maaf, maafkan aku. Jangan pulang acara belum selesai." Ucap Afatar tak ingin Qaisya pulang, tak lama kemudian dua orang pengawal keamanan datang menghampiri Qaisya dan Afatar.
"Nona, nona jangan pergi, semua orang di sana sedang memanggil anda." Ucap pengawal itu. Qaisya hanya terdiam, kenapa dia malah di panggil kembali. Afatar pun langsung paham, ia langsung menarik lembut tangan Qaisya, Qaisya hanya bisa menurut mengikuti langkah Afatar.
Afatar membawa kembali Qaisya naik ke atas panggung, saat melihat Qaisya semua orang berdiri dan bertepuk tangan, jelas hal itu membuat Qaisya heran.
"Terima kasih untuk semua." Ucap Afatar saat mereka sudah berada di atas panggung. Afatar melihat ke arah lukisan yang juga sudah berada di sana, ini kesempatan baginya untuk melelang lukisan itu dengan harga yang tinggi.
"Lukisan ini ingin ku beli sebesar 100 juta." Ucap Afatar menunjukkan ke arah lukisan itu. Qaisya pun langsung kaget mendengar harga itu.
"Itu harga yang terlalu murah, aku membelinya 200 juta." Ucap seorang wanita paruh baya.
"300 juta." Ucap seorang pria.
"400 juta." Ucap yang lain.
"600 juta." Ucap seorang wanita paruh baya.
"700 juta." Ucap salah satu dari mereka.
"800 Juta." Ucap Afatar tak mau kalah. Semua orang pun langsung terdiam, harga yang cukup tinggi di tawarkan oleh Afatar.
"Satu miliyar." Ucap seorang kakek yang langsung berdiri dari duduknya. Seketika satu ruangan itu pun langsung bertepuk tangan.
Afatar pun langsung tersenyum, jelas ia sangat tau siapa kakek itu, kakek itu adalah pamannya sendiri, kakek yang sangat suka akan seni lukis.
"Apakah ada yang menawar lebih mahal lagi?" tanya Afatar. Semua orang pun hanya diam, bertanda tak ada lagi yang ingin membeli lukisan itu dengan harga yang lebih tinggi lagi.
"Selamat kepada Kakek Guntoro yang membeli lukisan ini."…
Bocil Kontrak
Bab 31 : 1 Miliyar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments