Indah hanya diam di dalam mobil, dia tidak ingin bicara, dia tidak ingin makan dia juga tidak ingin minum. Saat ini dia hanya ingin menangis tapi airmata pun rasanya sudah habis. Di belakang tempat duduk mobil yang Indah tumpangi ada peti berukuran kecil. Pria di samping Indah yang sedang menyetir juga tidak mengajaknya bicara, mengajaknya makan ataupun minum sejak tadi, dia hanya diam mengikuti arahan Indah kemana tujuan mereka.
Saat ini Indah dan pria yang mengemudi sedang dalam perjalanan menuju rumah Indah, rumah yang menjadi tempat Indah terakhir kali diingatnya akan habis di lahap oleh sang jago merah. Mereka melewati jalan yang sedikit rusak, dengan pohon-pohon besar di pinggir jalan yang mereka lewati. Hanya ada beberapa rumah itupun dengan jarang yang berjauhan satu sama lain.
“Maafkan aku tapi apa ini jalan yang benar? Ini lebih seperti masuk ke..” Pria di samping Chesa yang sedang mengemudi itu menelan ludahnya “..hutan, untung ini masih siang kalau malam..”
“Gelap dokter..” ucapnya asal membuat pria yang mengantarnya yang merupakan dokter Dimas itu tidak bisa menahan senyumnya “..aku tidak sedang bercanda, kalau malam kan memang gelap.” Mendengar itu lagi-lagi pria itu tersenyum di tambah dengan sedikit tawa
Indah bisa melihat perubahan pria yang selama ini terlihat sangat merasa bersalah itu kini bisa tersenyum hanya mendengar ucapan asal nya yang sama sekali tidak Indah maksudkan untuk sebuah lelucon. Sejak semua salah paham antara Indah dan dokter bernama Dimas ini bisa terselesaikan akhirnya hari ini dokter Dimas untuk menawarkan Indah untuk mengantarnya pulang dan satu-satunya rumah yang Indah tahu adalah rumah dimana semua ini terjadi.
“Dokter bisa menghentikan mobil ini di dep…” Indah berhenti saat melihat tanah kosong dengan tulisan dijual berdiri tegak di pagar kayu yang mengelilingi tanah kosong itu.
“Dimana aku bisa berhenti?” Dokter Dimas melirik Indah yang matanya berhenti pada satu titik dan dia menghentikan mobilnya
Pria itu melihat tanah…
SWEET REVENGE
Revenge 8
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 73 Episodes
Comments