Indah membaca isi pesan dari Nadia yang di kirimkan ke ponsel Dimas.
- Papa sudah membaca proposal itu dan dia bilang dia ingin bertemu dengan ka Dimas. -
Dimas melihat Indah yang tetap diam, wajahnya seperti tidak menunjukkan kalau dia senang. Tapi kenapa? Bukankah ini yang di tunggunya? Sebulan setelah memberikan proposal pada Nadia, Indah selalu menanyakan apakah pak Raynaldi sudah menjawab kejelasan dari proposal itu. Lalu sekarang setelah mendapatkan jawaban, apalagi jawaban nya juga sesuai dengan harapan, kenapa wanita di sampingnya itu tidak senang.
”nona, kau tidak suka kalau…”
Sebutir air mata lolos dari ujung matanya membuat Dimas bingung. Kenapa dia menangis? Apa yang terjadi? Dimas meletakkan ponselnya dan menghapus air mata wanita di sampingnya.
“Akhirnya…” ucapnya pelan
“Kau benar, akhirnya.”
“Terima kasih Dimas, kalau kau tidak ada mungkin aku sudah ikut menyusul anakku.”
“Jangan bilang seperti itu nona, ini semua karenamu. Aku hanya membantu memberikannya pada Nadia, semua isi proposal itu adalah hasil kerja keras mu”
Indah menggeleng, “ini semua karenamu. Aku tidak bisa melakukannya kalau aku tidak yakin akan ada orang yang akan melindungiku dan juga aku berterima kasih karena kau memberikanku izin membangun kembali hotel ini.”
Dimas tersenyum, “hanya ini yang bisa aku lakukan nona, setidaknya untuk kakekku. Sampai akhir hayatnya dia mempertahankan hotel ini, padahal banyak sekali yang ingin membeli tanah hotel ini tapi kakekku mempertahankannya karena baginya hotel ini pion kejayaannya.”
Sekarang Indah sudah mendapatkan waktu pertemuannya dengan pak Raynaldi, dia akan mulai dari pria itu. Setidaknya dia harus punya satu orang lagi yang bisa melindunginya untuk nanti.
“Lalu kapan kau ingin bertemu dengan pak Raynaldi?”
Bertemu?
“Aku tidak akan bertemu dengannya Dimas.” Kata Indah serius melihat Dimas
“Jangan bilang kau menyuruhku untuk…tidak..” Dimas paham dengan tatapan wanita ini dan dia tidak bisa melakukannya “..aku punya rumah sakit yang har…
SWEET REVENGE
Revenge 15
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 73 Episodes
Comments