Sarapan yang terasa aneh lagi pagi ini. Kedua bersaudara itu menyantap sarapannya dalam hening. Hanya terdengar sendok-garpu yang beradu dengan piring. Tidak ada yang berniat memulai pembicaraan. Bi Inah menghela napas yang kesekian kalinya menyaksikan sepasang kakak beradik itu. Ini sudah hari ketiga keduanya sarapan bersama setelah mengetahui isi diary sang Mama.
Gaby menyelesaikan makannya lebih cepat. Terasa aneh saja duduk berhadapan dengan Gavin tanpa tatapan kebencian dari kakaknya itu.
"Lo, berangkat sama gue. "
Tangan Gaby yang tengah mengikat tali sepatu terhenti. Gadis itu mendongakkan kepalanya ke belakang. Melihat Gavin yang berdiri dengan canggung di belakang nya.
"Gue berangkat sendiri." Ucap Gaby.
"Taksi lagi demo hari ini. Dan lagipun jalan kita searah." Jelas Gavin membuat Gaby mengernyit.
Gaby melihat jam di pergelangan tangannya. Sudah hampir jam tujuh.
Sedikit merutuki dirinya yang menolak tawaran Kenzi tadi.
Bukannya apa. Gadis itu masih merasa canggung terhadap Gavin, meski tak dipungkiri ada rasa senang.
TINN..
Buru-buru gadis itu berdiri. Mengernyit saat Gavin membuka pintu samping kemudi dari dalam. Gaby duduk setelah nya.
* * * * *
Menurut Albian. Perpustakaan adalah tempat paling membosankan di dunia. Namun entah angin dari mana yang membawa cowok itu ketempat membosankan ini. Sampai-sampai Bu Rahma yang bertugas menjaga perpus begitu heran. Hingga mungucek-ngucek matanya, mungkin saja dirinya salah lihat.
"Albian? Habis mimpi apa kamu?" Tanya Bu Rahma hyper bola.
Cowok itu hanya mengedikkan bahunya acuh. Dan meneruskan langkahnya.
Bu Rahma hanya geleng-geleng kepala melihat nya.
Albian nengambil asal buku dari rak di sampingnya. Kemudian duduk di kursi paling belakang.
Buku itu dibiarkannya terbuka tanpa ia baca. Matanya tak lepas menatap sosok gadis yang duduk di dekat jendela, tiga kursi kedepan dari posisi duduknya.
Dari posisinya duduk Albian menatap Gaby dari samping. Dengan satu tangan yang nenumpu dagunya.
Ada ra…
Other Side Of Me
38. Penguntit di perpus
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
2023-12-27
0
_n_
mau apa dah kau al
2023-11-15
0
_n_
owalah lagi kesurupan
2023-11-15
0