Sangat banyak pertanyaan di benak Fei Yin seputar kebahagiaan para warga yang sedang makan bersama-sama sebelumnya. Ia melihat semua orang sangat ceria seolah-olah tak ada masalah besar yang menimpa mereka beberapa saat yang lalu.
Tentu saja Fei Yin kebingungan karena ia cukup asing dengan suasana kebersamaan antara penduduk yang hidup berdampingan di satu daerah, karena selama hampir 100 tahun di kehidupan pertamanya, Fei Yin menghabiskan hari-harinya sendirian.
Mungkin ia berbicara dengan beberapa orang, namun pembicaraan itu sebagian besar terjadi sesaat sebelum orang itu menghembuskan napas terakhirnya.
“... maka kalian sebaiknya kembali ke kota. Bisa saja ada orang-orang yang ingin membawa kalian lagi.” Fei Long nampak sedang membujuk sekumpulan penduduk yang sedang memotong kayu dengan alat-alat yang mereka temukan di markas ini.
“Terimakasih atas saran dan rasa khawatir anda, tapi kami rasa ini adalah tempat bersejarah dan harus diingat. Kami hidup dalam kenyamanan di kota, tanpa bahaya apapun yang mengintai.” ucap seorang pria dengan senyuman ramah.
“Tapi, sekarang kami memutuskan untuk menetap di sini dan menjadikan kapal yang anda berikan kepada kami sebagai ladang usaha. Kami ingin membangun tempat ini menjadi pelabuhan dengan menghadapi berbagai resiko yang ada.” tambahnya.
Fei Long memijat keningnya mendengar penjelasan pria itu. Ia tambah pusing setelah mendengar beberapa penduduk yang mendengar penjelasan sang pria membenarkan ucapannya.
“Baiklah, itu terserah pada kalian semua. Tapi, bagaimana dengan keluarga kalian di sana?” tanya Fei Long.
“Hanya sebagian kecil dari kami yang memiliki keluarga di sana. Sebagian besar yang sudah berkeluarga berkumpul di sini, hanya orang tua kami saja yang tinggal di kota.”
Fei Long mengangguk walaupun masih tidak mengerti mengapa hampir setengah dari penduduk muda yang ditahan di sini ingin menjadikan tempat ini sebagai sebuah desa dan ingin mengembangkannya menjadi sebuah kota dagang.
“Paman, kapalnya sudah siap!”…
Fei Yin
Ch. 40 - Keanehan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments
mee
semangat thor, terus berkarya ya..lanjutkan hobi menulismu
2023-11-28
0
Tetap semangat dan jangan mundur jika sekali melangkah apalagi berbalik....
2023-11-18
1
Pandan Merah
smngat thor jangan menyerah
2023-11-18
1