“Ayo, masuk ke dalam kereta kuda dan duduk bersama kami..”
Fei Long melihat ke dalam dan menggaruk pipinya, “Tak perlu, Lulu. Kami akan mengikuti dari belakang dengan kuda.” ucap Fei Long.
Xialu menghela napas dan mengangguk. Sebenarnya ia akan menendang tiga orang murid dari sektenya dan menyuruh mereka menunggangi kuda agar Fei Long, Fei Yin dan Fei Yang bisa duduk bersamanya.
“Baiklah Paman, kita akan berangkat sekarang!” Xialu naik ke kereta kudanya.
“Ayo, Yin'er.. Yang'er.” Fei Long menaiki kudanya.
“Naiklah.” ucap Fei Yin menyuruh adiknya naik terlebih dahulu ke kuda mereka.
Saat kereta kuda di depan mereka mulai bergerak, Fei Long dan Fei Yin serentak memacu kuda mereka, memulai perjalanan mereka yang mungkin penuh bahaya.
...\=\=\=...
“Yang Mulia.. Kami telah mendapatkan surat dari Pangeran.” ucap seorang pria tua dengan pakaian yang sangat mewah dengan setengah berlutut.
Ia mengadahkan tangannya yang terdapat sepucuk surat di atasnya. Kertas itu tiba-tiba melayang dan melesat memasuki tirai sutra keemasan yang jaraknya puluhan meter darinya.
‘Perintahkan dia untuk kembali. Katakan saja dunia persilatan sedang tidak baik-baik saja.’
Tiba-tiba terdengar sebuah suara dari dalam pikiran sang pria tua. Ia tidak terkejut karena seseorang berbicara lewat telepati dengannya.
“Baik, Yang Mulia.” pria tua bersujud kemudian langsung pergi dari ruangan yang begitu besar nan megah itu.
Sementara itu di dalam tirai, seorang pria yang tampaknya masih berusia tiga puluhan, tubuhnya sangat tinggi dan gagah dengan garis wajah yang keras, “Sepertinya Kekaisaran harus sedikit ikut campur dalam urusan aliran hitam.” gumamnya.
Ia mengibaskan tangannya, mengeluarkan sebuah tiang beserta bendera berwarna merah. Kemudian dengan pikirannya ia menorehkan simbol rumit yang tak terbaca. Mendadak simbol pada kain bendera itu mengeluarkan cahaya keemasan.
“Aku ingin kau pergi ke Tenggara Kekaisaran-ku dan awasi tempat itu!” titahnya dengan suara menggelegar.
Cahaya pada simbol itu berkum…
Fei Yin
Ch. 51 - Desa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments