Pagi-pagi sekali, Gio dan Okka sudah meninggalkan Jakarta. Mereka berdua berangkat ke New York dengan pesawat jet pribadi milik Gio. Dan selama perjalanan mereka berdua hanya diam tak saling berbicara satu sama lain.
Gio semalam tidak bisa tidur dengan tenang. Bayangan Sofia yang menangis minta tolong kepadanya selalu terngiang. Sementara Okka entah kenapa dia jadi mengkhawatirkan Alin. Dia mencoba menelepon pihak IMG Models untuk menanyakan keberadaan Sofia dan Alin. Dan mereka menjawab bahwa kedua wanita itu sedang disibukkan dengan rapat bersama pihak brand.
"Lo mikirin apa yang gue pikirin nggak?" ucap Gio akhirnya.
"Iya. Tapi yang jelas gue nggak mikirin Sofia" jawab Okka.
"Gue juga nggak mikirin Alin" timpal Gio agak sarkas.
"Gue udah cek bandara di Las Vegas, kalau Sofia dan Alin udah sampai di Las Vegas. Dari rekaman CCTV pun mereka terlihat ada di bandara itu. Jadi mungkin benar aja mereka sedang sibuk" ucap Okka.
"Mungkin" tutur Gio sambil menghembuskan napas panjang.
*****
Di bandara Las Vegas, pihak IMG Models yang terdiri dari manager dan asisten manager sedang menunggu di depan gate kedatangan internasional untuk menjemput Sofia. Namun sudah empat jam hingga jam empat sore mereka tidak melihat Sofia muncul sama sekali. Bahkan mereka sudah bertanya pada pihak bandara bahwa pesawat yang berangkat dari Indonesia sudah mendarat tiga jam yang lalu. Mereka berdua pun dibuat bingung. Hingga akhirnya mereka berdua memutuskan menghubungi DC Models, agensi yang menaungi Sofia.
*****
Diego baru saja bangun dari tidurnya. Semalam dia minum banyak hingga mabuk berat dan berpesta sampai dini hari hingga akhirnya dia baru bangun disaat hari memjelang sore. Dia keluar kamar dengan wajah khas orang bangun tidur dan rambut acak-acakan.
"Sudah bangun?" tegur seorang pria paruh baya yang duduk bersila di sofa.
Pandangan Diego teralihkan oleh suara yang sangat dia kenal. Yang tak lain adalah Alexis Gracy, ayahnya.
"Morning, Dad" sapa Diego yang belum sadar kalau hari sudah sore.
Alexis terkikik pelan lalu menutup berkas yang sedang dia baca dan berkata, "Ini sudah sore. Bahkan sebentar lagi club malam akan mulai buka," sindir Alexis.
"What?" teriak Diego yang langsung melirik ke arah jam dinding.
"Shit!" umpat Diego.
"Diego, dady mendengar suara teriakan perempuan di paviliun siapa dia?" tanya Alexis.
"Perempuan itu adalah sahabat wanita pujaanku" jawab Diego santai sambil duduk di sebelah ayahnya.
"Jadi wanita pujaanmu sudah ada di sini?" kata Alexis.
"Tentu. Dan aku akan segera menikahinya" tegas Diego.
A…
Bodyguardku Ternyata Seorang CEO
Bab 48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments
Fano Jawakonora
author hars segera berikan jln utk sofia dan alin kabur dari org bejat itu, dn gio kmu hrs punya filing yg kuat skrg sofia di culik dn akan paksa nikah dgn diago keparat ity
2025-09-26
0
Zahra
lama sekali baru up thor
2020-09-30
0
Juniarti
waduhhh blm up jg, author sehat kan ??
semoga baik2 aja y thor
2020-09-30
0