Walaupun harus memakan waktu yang cukup lama, beberapa menit kemudian wajah pucat sang Raja berubah menjadi wajah yang segar kembali, karena Raja sudah tidak kesulitan untuk bernafas lagi.
“Hah… syukurlah!” ucap Klarisa sambil melepaskan genggaman tangannya dari tangan Raja dan menghela nafas leganya dihadapan Raja yang masih tergeletak lemas di lantai kamarnya.
Setelah itu, Raja pun mulai membuka matanya dan betapa bingungnya ia saat melihat wajah Klarisa, yang seketika itu juga membuatnya segera terduduk sambil berkata “A-apa yang terjadi?! Kenapa kamu?!” kaget Raja dengan kedua bola matanya yang membelalak.
“Nanti… akan saya jelaskan semuanya, Yang Mulia! Tapi, untuk sekarang… biarkan saya memeriksa mata anda!” izin Klarisa dan tanpa pakai lama lagi, detik itu juga Klarisa langsung memeriksa bola mata Raja untuk memastikan sudah tidak adanya pengaruh Ilmu Sihir pada tubuh sang Raja.
“Sudah aman,” sambung Klarisa setelah ia selesai memeriksa mata Raja.
Tapi, tidak sesuai dengan perkataan aman Klarisa. Beberapa detik kemudian, tiba-tiba lampu di dalam kamar Raja berkedip-kedip yang seketika itu juga membuat sang Raja segera menarik pergelangan tangan Klarisa sambil berkata “Di-di sini! A-ada hantu!” dengan ekspresi wajahnya yang terlihat sangat ketakutan.
“Ya?! Hantu?!” kaget Klarisa setelah melihat ekspresi ketakutan dari wajah Raja.
Dengan tangan yang sangat bergetar, Raja pun mulai menunjuk ke balakang tubuh Klarisa sambil berkata “Se-setelah membunuh Ratu… dia akan membunuhku!” yang seketika itu juga membuat Klarisa segera menolehkan kepalanya.
Dan benar saja, apa yang saat ini Raja lihat adalah sosok Iblis hitam bertubuh besar bertanduk, yang berada di dalam tubuh Pangeran Deva.
Saat ini sosok Iblis itu sedang mengendalikan tubuh Pangeran Deva yang berdiri tegak sambil senyum menyeringai di tengah-tengah lorong gelap Istana Kerjaan, tepat di depan pintu kamar Raja yang terbuka lebar.
“Tenanglah, Yang Mulia! Untuk sekarang, simpanlah ini!” ucap Klarisa sambil m…
Dendam Kematian
Menjemput Kematian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 103 Episodes
Comments