Roselyn membuka matanya, Keningnya mengkerut menatap sekeliling.
Terlihat seperti taman kuno namun langitnya seperti galaksi dengan ribuan bintang-bintang mengelilingi taman itu.
"roselyn.. Maksud ku kana"
Ucap seseorang memanggilnya. Roselyn memutar mencari seseorang itu hingga tubuhnya menjadi kaku saat bertatapan mata dengannya.
Seorang wanita cantik bermata putih dengan rambut putihnya sedang duduk di singgasana nya.
dibelakangnya terdapat 4 pilar besar yang menjulang tinggi. Banyak kain putih disekitarnya.
"siapa?"
Tanya roselyn terduduk kaku menghadapnya. Pikirannya berkecamuk mengapa wanita ini bisa mengetahui nama aslinya.
"aku yang membawa mu kemari. Aku lah dewi igris"
Ucap wanita itu menatap roselyn yang masih terduduk kaku.
"igris?"
"bukannya igris itu sudah kehilangan kekuatannya? Diceritakan didalam novel dewi igris sudah menghilang sejak lama. Hingga kerajaan tak memiliki kepercayaan apapun dan nantinya gereja yang awalnya berkuasa menjadi punah begitu saja"
Ucap roselyn blak-blakan dengan tatapan matanya yang curiga.
"maka dari itu aku membawa mu bodoh"
igris melempar apel yang ia gigit. Ia berdiri dan berjalan turun dari singgasana nya.
"kau tak boleh menjauh dari alur cerita"
"tapi kau harus merusakkan ceritanya"
sambung sang dewi menarik dagu roselyn.
"penulis novel yang kau katakan itu bodoh. Dia menulis sembarangan hingga karakter disini pun ia tak tahu akan jadi seperti apa"
"masa depan setelah cerita tamat yang dimana gadis desa dan sang putra mahkota menikah. Tak lama setelah itu dunia ini menjadi hancur"
Roselyn mengerutkan keningnya seolah bertanya 'mengapa bisa?'
"kau tahu, aku memang akan menghilang suatu saat nanti. Saat ini aku masih bisa bertahan karena masih ada beberapa gereja yang berdiri tegak percaya padaku"
"gereja memiliki kekuatan yang cukup besar untuk menentang kekaisaran karena kekuatan semua umatku. Mereka mendapat berkatku serta undang-undang perlindungan untuk gereja sangat kuat"
"dan tidak lama lagi beberapa gereja itu…
I'M THE VILLAIN
08
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments