2 hari berlalu, keadaan roselyn masih seperti sebelumnya.
Namun hari ini dia hanya diam menatap kamarnya dengan tatapan yang kosong.
"dimana kau igris sialan. Apa pula lagi benda yang menatap ku beberapa hari ini"
Batinnya yang sudah tak kuat untuk berteriak kaget seperti kemarin. Dia menatap benda hitam itu sangat lama selalu berharap dua hari ini igris datang di mimpinya. Namun igris tak pernah datang dan saat ini roselyn hanya pasrah menerima keadaannya yang tiba-tiba bisa melihat benda hitam ini.
dalam beberapa hari ini benda itu berubah-ubah bentuk. Kadang seperti monster dan kadang berbentuk seperti benda-benda yang ada disekitar kamar.
Beberapa kali benda hitam itu ingin menempel pada tubuhnya, namun saat hampir menyentuh daerah kasur benda itu langsung mundur kembali seperti takut akan sesuatu.
Duchess dan duke setiap hari di pagi, siang, sore bahkan malam selalu mendatangi roselyn. Mereka pun masih menunggu kabar ksatria yang baru sampai di ibukota kekaisaran. Karena memang jarak dari wilayah duke regrid dan kekaisaran cukup jauh dan mengharuskan waktu 4 hari jika menaiki kereta kuda.
tapi jika menaiki kuda dapat bergerak sedikit lebih cepat.
Saat tengah rapat antar wilayah tiba-tiba saja bastian menerobos masuk kedalam ruangan menghadap duke dan duchess.
"duke.. duchess..beberapa utusan kuil dari berbeda daerah datang kemari. Mereka ingin masuk"
mendengar bastian duke langsung berdiri dari duduknya.
"rapat hari ini saya tutup. Untuk kedepannya kita lanjutkan beberapa hari lagi setelah saya memberikan undangan"
Duke keluar dari ruangan rapat bersama duchess. beberapa utusan kuil dari berbeda daerah mendatangi kediamannya. Untuk pertama kalinya sejak dia hidup, baru ini damian melihat utusan kuil datang secara tiba-tiba ke kediaman seseorang.
saat duke sampai di ruang tunggu dia menatap kaget 3 orang yang tengah berdiri menunggunya.
"duke saya utusan dari barat"
"saya dari timur dan ini dari utara"
"dan saya, paus Fransiskus dari ibukota kekaisaran"
Ucap se…
I'M THE VILLAIN
09
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments