Pagi hari yang cukup sibuk untuk CEO Blue Sky Corp. Matanya terus menatap layar komputer dan berkas yang ada ditangannya. Namun, sesekali ia menatap ke arah samping meja kerjanya yang kini membuatnya tidak bisa pergi kemanapun. Julian meminta pada staff logistik untuk menambahkan satu set meja kerja disamping milik Zen, agar ia bisa menahan CEO-nya itu untuk pergi ke masa depan, sehingga ia bekerja di dalam ruangan CEO bersamanya.
Hari ini banyak sekali larangan dari Julian untuknya, karena banyaknya pekerjaan yang menunggunya diatas meja. Setelah mengalami patah hati, Zen sering sekali meninggalkan pekerjaannya dan pergi ke masa depan untuk sekedar minum sampai mabuk atau pergi ke tempat yang tenang untuk meredakan emosi dalam dirinya. Itulah kenapa pekerjaannya sangat banyak dan sudah sampai ke titik akhir pemeriksaan berkas, dimana wewenang Zen yang paling dibutuhkan, bukan lagi Julian.
Satu persatu berkas dibukanya. Berulang kali ia menghembuskan nafas kesal dan sesekali berdecih. Pasalnya Zen seperti sedang dikurung dan dihukum oleh sahabatnya itu. Kakinya tidak bisa berhenti bergerak, tangannya yang memegang bolpoin pun tidak bisa berhenti mengetuk-ngetukkannya diatas meja.
Hal itu membuat Julian yang sedang bekerja di sampingnya merasa terganggu. Diliriknya CEO-nya berkali-kali oleh Julian agar menyadari perbuatannya yang membuatnya tidak fokus pada pekerjaan. Zen selalu patuh pada asistennya itu. Ia pun kembali fokus pada pekerjaannya dan tidak mengganggu Julian yang ada di meja kerjanya.
Tidak lama kemudian,, Zen membanting satu berkas diatas meja “Kenapa Genius Technology membatalkan kerjasama?”
Julian mengernyit “Benarkah?” Julian bangkit dan mengambil berkas tersebut “Bukankah perjanjiannya sudah dibuat dan kamu juga sudah tandatangan waktu itu”
Zen mengangguk “Lihatlah alasan pembatalannya. Ini hanya alasan klasik yang tidak asli, aku butuh penjelasan langsung dari CEO-nya. Buatlah janji temu dengannnya. Aku akan menemuinya langsung. Bisa jadi dia kece…
Melihat Masa Depan
Waktu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments