Indra melakukan apa yang di intruksikan oleh detektif Heru. Semua berjalan seperti yang sudah di rencanakan.
Detektif Heru membawa Indra ke ruang interogasi bersama dengan kepala detektif.
Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh kepala detektif untuk mengorek informasi, tetapi Indra tetap pada pendiriannya kalau novelnya hanya ditulis berdasarkan imajinasinya saja tidak ada hubungan nya dengan kisah pembunuhan Sundari.
Sementara Indra ada di ruang interogasi petugas polisi lain sedang mengeledah kamar kos nya, mengambil laptop yang biasa digunakan Indra untuk menulis Novel.
Mereka membawa laptop Indra ke kantor untuk di periksa, seorang petugas masuk ke dalam ruang interogasi lalu membisikan sesuatu kepada kepala detektif lalu menyerahkan laptop Indra.
Kepala detektif kembali bertanya kepada Indra,
“Indra sekali lagi saya tanya darimana inspirasi menulis novel ini?.”
“Pak, saya sudah jawab berkali-kali kalau saya mendapatkan inspirasinya begitu saja.”
“Oh...ya?.”
“Kalau begitu bisakah kamu menjelaskan percakapan ini?.”
Kepala detektif menaruh laptop milik Indra tepat di hadapan Indra, laptop itu sudah terbuka di aplikasi Novelltoon di kolom chat.
Indra hanya terdiam ketika dia melihat kalau kepala detektif telah membuka kolom chat antara dirinya dan Ima adik perempuan Sundari.
“Mati gue, gue lupa hapus chat dengan Ima untung chat dengan detektif Heru sudah gue hapus.” Gumamnya dalam hati.
“Hmm...cukup menarik, jadi apakah benar apa yang kamu tulis di sini, bahwa kamu bisa berkomunikasi dengan arwah? Haha....hahaa....” kepala detektif mengejek Indra.
“Ah...itu tidak benar pak, saya hanya berusaha membuat diri saya hebat di mata para pembaca saya.”
“OH...begitu ya. Lalu bagaimana dengan percakapan ini, apakah kamu juga mengaku sebagai arwah Sundari? Bahkan kamu bisa tahu rahasia antara Sundari dan adiknya?.”
Indra diam sejenak, Indra sangat pandai menyembunyikan ketakutannya dia tetap berusaha mencari jawaban yang masuk akal.
“Wah...saya jadi malu pak. Sebenar…
TINTA ARWAH
Indra di introgasi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments