Tuan dan Nyonya Baskoro sangat kuatir akan keadaan mental dari Flip Baskoro putra mereka. Mereka segera menghubungi psikiater untuk segera datang.
Melihat keadaan yang semakin buruk Sundari segera melakukan komunikasi dengan Flip melalui panggilan telepon, “Flip sudahlah jangan berteriak memanggil nama ku, lihat kedua orang tuamu sudah memanggil psikiater datang ke sini.”
“Ayolah Sundari, katakanlah siapa yang membunuhmu.”
“Tidak Flip, kepala detektif telah melakukan pekerjaan nya dengan baik. Sekarang tenangkan dirimu sebelum orang lain menganggap mu gila.”
Sundari segera memutuskan komunikasinya, Dia melihat betapa Flip sangat kecewa karena tidak mendapatkan apa yang dia inginkan.
“Flip...keluarlah, ada orang yang ingin bertemu dengan mu.” Teriak Nyonya Baskoro dari balik pintu kamar Flip.
Flip mengira orang itu adalah kepala detektif, maka dia segera keluar kamar lalu menuju ruang tamu.
Betapa dia sangat murka saat mengetahui bahwa orang yang dimaksud adalah seorang psikiater.
“Aku tidak gila, tadi aku hanya sedang berimajinasi saja. Seandainya, aku benar-benar bisa memanggil arwah Sundari untuk mengetahui siapa yang telah membunuhnya.” Ucap Flip sambil memandang tajam ke arah kedua orangtuanya.
“Apakah anda tahu dokter, orang yang seharusnya membutuhkan psikiater adalah mereka.” Flip menunjuk kedua orang tuanya dengan jari telunjuknya.
“Ya ...merekalah yang perlu diperiksa. Mungkin mereka memang sudah gila karena telah tega membunuh seorang gadis polos yang menjadi tumpuan harapan keluarganya.”
“FLIP!! Hentikan bualanmu. Atas dasar apa kamu menuduh kami telah membunuh Sundari?.”
“Aku melihat Stela saat dia diinterogasi. Aku yakin Stela memang melakukannya, tetapi tidak mungkin dia melakukan ini atas inisiatif dirinya sendiri pastilah kalian berdua otak di balik ini semua. Kalian tidak ingin aku menikah dengan Sundari kan? Itulah sebabnya kalian mengambil jalan pintas yaitu, membunuhnya.”
Flip segera berlari keluar lalu masuk ke dalam mobilnya. Nyonya Basko…
TINTA ARWAH
Stella yang licik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments