Aulia memasuki kamarnya yang dulu dia tempati bersama Amora. Tak ada yang berubah sama sekali. Foto dan beberapa buku masih tertata rapi di atas meja. Dan juga ranjang lalu seprei itu masih sama dengan terakhir dia tempati.
Langkahnya menuju sebuah lemari kayu berkaca cukup besar. Sebelah adalah baju miliknya dan sebelah milik Amora. Masih sama seperti dulu, baju-baju Amora tak tersentuh. Sementara miliknya hanya tinggal beberapa pasang saja karena Aulia telah membawanya sebagian kerumahnya dengan Aiden.
"Kak, apa kakak menyembunyikan sesuatu selama ini dari ku." Ucapnya sendu.
Matanya tertuju pada kotak hitam yang terletak di bagian paling bawah. Dengan rasa penasaran tinggi Aulia mengambilnya. Kotaknya di kunci dan harus menggunakan beberapa kata sandi untuk membukanya.
Menghela nafas panjang saat tak tahu apa sandinya. Aulia pun memilih untuk segera mengganti bajunya.
Tok...Tok...
Ketukan di pintu membuat Aulia segera membuka pintunya. Alita berdiri dengan wajah sumringah. Adik kecilnya langsung masuk kedalam lalu merebahkan tubuhnya di kasur.
"Kak, aku ingin sekali tidur bersama seperti dulu." Cicitnya sembari menelentangkan badannya. Mata sipitnya menatap langit-langit kamar dengan sendu.
Aulia tersenyum mendengarnya. Dia pun mengakui itu, momen di mana dirinya dan Amora bercanda dan selalu bercerita banyak hal di dalam kamar menjadi kenangan yang begitu indah.
Hendak merebahkan tubuhnya di samping Alita tapi Rada tiba-tiba masuk. Wanita itu langsung meminta Alita untuk keluar.
"Tapi mah, Alita kangen kak Lia." Protesnya tak suka.
"jangan membantah, makanan sudah siap. Makanlah bersama ayah."
"eeumm... kalau begitu kak Lia juga..."
"mamah ada perlu dengannya, kamu makan dengan ayah." Tegas Rada tak ingin di bantah.
Alita pun menghentakkan kakinya kesal. Pergi dari kamar Aulia dengan wajah di tekuk.
"Kamu ingin tahu tentang kematian Amora?" Tanya Rada langsung pada intinya.
Aulia menegakkan tubuhnya, menatap Rada dengan dalam. Ia hanya ingin tahu penyebab kemati…
Apa Salahku Mas?
Chapter 8
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 28 Episodes
Comments