Tapi mendengar itu justru membuat ibu Samuel semakin marah, "kamu ngejek saya?" tanyanya kali ini semakin terdengar menyolot, karena dia sangat kesal melihat pembawa Karin yang selalu tenang saat berbicara, meski kadang keningnya sedikit mengkerut dan alis yang kadang kala naik, namun raut wajahnya sama sekali tidak terlihat seperti orang kesal, apa lagi marah. Ditambah lagi dengan senyum Karin yang terlihat begitu lembut dan manis.
Mendengar itu seketika membuat kening Karin kembali mengkerut, "loh! Siapa yang mengejek ibu? Kan tadi barusan ibu sendiri yang minta dipanggil nyonya? Lagian Karin mana berani mengejek ibu." jawab Karin masih ramah dan sopan, ia bahkan sama sekali tidak terbawa emosi, meski ibu Samuel sejak tadi seperti sedang mengajak ribut.
"sepertinya kamu lebih cocok jadi pengacara!" ujar ibu Samuel dengan mendengus, karena Karin selalu pandai membalikkan kata-kata, dan mengatasi situasi yang seharusnya menjadi panas. Seketika Karin kembali merapat bibirnya, dan tersenyum didalam hatinya. Bahkan senyuman itu terlihat jelas dari sorot matanya.
"pantas saja tempat ini sangat lama sekali berkembang, ternyata semua karyawan kamu seperti ini Samuel!" celetuk ibu Samuel akhirnya, berhenti berdebat dengan Karin dan mulai mengomentari cara kerja mereka. Atau lebih tepatnya melampiaskan kekesalannya kepada anaknya, karena berdebat dengan Karin hanya membuatnya terjerumus semakin dalam.
"ma, udah dong ma! Jangan kayak gini." Samuel memegang bahu ibunya, "masak dari baru pertama datang tadi mama terus marah-marah, entar tensi mama naik loh." ujar Samuel mencoba menenangkan ibu dan mengingatkan ibunya akan tensinya.
"ah! Kamu sama saja nyebelin." dengus ibu Samuel dan menepis tangan Samuel dari bahunya, "mama mau menemui teman-teman mama saja ah!" katanya kemudian, sambil melihat kearah Leo yang sejak tadi sedang asik menikmati paha ayam ditangannya. "Leo anterin mama yok!" lalu meminta Leo untuk mengantari nya.
"kemana ma?" tanya Leo cepat dan masih fokus deng…
Cinta Sejati Anak Yang Tak Diinginkan
terjerumus semakin dalam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 196 Episodes
Comments