Karin melihat ke arah Nisa, seperti sedang meminta pendapat pada teman satu kerjanya itu, "bagaimana Nisa?" tanyanya akhirnya karena Nisa tidak memberi reaksi.
"nggak ah Karin" tolak Nisa, "Kamu aja, aku nggak pede!" alasannya. Padahal dia gugup dengan Samuel, pria yang selalu membawa kamera itu, yang sekaligus juga adalah atasan mereka.
pria itu melihat kepada Karin, "ayo Karin!" katanya, karena Karin tak juga menghampirinya. "biar setelah ini kita bisa langsung pulang." katanya lagi.
"hmm, iya pak." jawab Karin mulai menghampiri pria itu.
"kok pak lagi?" tegurnya terdengar agak marah, "kan saya sudah bilang kalau diluar kantor panggil saya dengan nama saya saja?" tegasnya karena dia memang tidak suka dipanggil dengan sebutan pak saat sedang diluar, selain karena umurnya masih muda. iya juga adalah orang yang baru merintis.
Perusahaannya bahkan baru berusia enam bulan, dan Karin belum sampai satu bulan bergabung dengannya. dengan anak buah berjumlah enam orang, dua laki-laki empat perempuan termasuk Samuel sendiri dan Karin di dalamnya. Perusahaan yang bergerak dalam bidang tour and travel itu, bisa dikatakan belum terlalu berkembang, karena masih baru dan belum banyak yang mengenalnya.
Dan bergabungnya Karin di sana adalah sebuah keberuntungan bagi Samuel, karena Karin bertugas di bagian iklan, yaitu membuat iklan dan mempromosikannya. Karin adalah ikon untuk membuat perusahaan itu semakin berkembang. Karena ia memiliki pengalaman di bidang pariwisata, dan dia tahu apa saja yang membuat orang tertarik.
Karin mengetahui perusahaan itu, saat ia membaca halaman bagian lowongan pekerjaan pada sebuah koran, dan akhirnya mengantarkan lamarannya ke sana. tujuan Karin saat itu bukan untuk mencari cari uang, melainkan hanya untuk menyibukkan pikirannya, agar tidak selalu memikirkan Dirga. Sebab Karin sama sekali tidak kekurangan uang, karena dia tidak sengaja membawa kartu ATM Dirga yang berwarna hitam dengan tulisan bisnis tersebut, sebab Dirga memang sudah lama menyimp…
Cinta Sejati Anak Yang Tak Diinginkan
tour and travel
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 196 Episodes
Comments