"Saya akan pindahkan beliau ke rumah sakit lain" ucap Zira
"Silahkan.. tapi kamu masih ingat kan beliau tidak punya asuransi kesehatan, ngak akan ada rumah sakit yang mau menampung beliau, dan beliau harus dioperasi dalam 3 jam kalau tidak akibatnya seperti yang saya jelaskan tadi, silahkan keputusan di tangan kamu" ucap Ammar meninggalkan Zira sendiri
"Akhhh... " teriak Zira frustasi
Berbagai hal berkecamuk di kepala Zira, kenapa harus dia, kenapa harus seperti ini, kenapa dan kenapa...
Zira frustasi, dia keluar dari ruangan Ammar dan menuju ke ruang perawatan pak Danu, dia berencana akan mengatakan ke bu Marni bahwa dia tidak bisa lagi membantu, dia merasa sudah melakukan yang terbaik dan ini merupakan takdir dari pak Danu, dia merasa tidak harus mengorbankan dirinya untuk keluarga pak Danu.
Tapi saat sampai di depan ruang rawat pak Danu, Zira tidak menemukan keberadaan mereka, Zira hanya menemukan barang-barang berserakan yang diyakininya adalah milik keluarga pak Danu
"Pak Danu di pindahkan mbak barusan, dia ngeluh sakit di bagian dada tadi" jelas ibu yang dirawat di samping kasur pak Danu
"Ooo iya bu, di pindahkan kemana ya bu? " tanya Zira
"Ke ICU mbak, kayaknya mau di operasi lagi" jelas ibu tersebut
"Ooo Terima kasih bu infonya, saya permisi" pamit Zira
"Kasian mereka mbak, mbak ini keluarganya kan? " tanya ibu itu lagi
"Iya buk" jawab Zira singkat
"Saya ngak sampai hati liat anak-anaknya mbak, mereka masih pada kecil, si abang sama adeknya harus belajar mandiri sedari dini, mereka uda mulai nyari uang mbak buat bantu berobat bapaknya, si abang pulang sekolah langsung nyari rongsokan, adeknya bantu bersih bersih toko di pasar, saya ngak sanggup liat mereka mbak, berat sekali beban hidup untuk anak sekecil mereka" ucap Ibu itu sambil menangis
Zira tak sanggup mendengar semua penuturan ibu itu, dia juga ikut menangis.
Saat akan pergi ke ruang ICU Zira melihat satu gambar yang sepertinya dibuat oleh anak pak Danu, di gambar itu terlihat satu keluarga pak Danu y…
Anak Untuk Dokter Ammar
Nikahi Aku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments