Pagi ini aku sangat mengantuk, gara-gara tadi malam aku tidak bisa tidur dengan nyenyak. Hari ini, tepatnya nanti malam aku akan meninggalkan kota ini, dan pindah ke kota lain. Agak berat memang, tapi ini demi kebaikan anakku.
Setelah memasak sarapan aku rebahan di sofa. Sedangkan Ayah dan dinar mempersiapkan untuk nanti malam. Lalu bagaimana rumah ini? Ayah sudah mengontrakkan rumah ini dengan semua perabotannya. Kebetulan yang mengontrak adalah satu keluarga dengan satu anak. Dan rencananya mereka akan pindah kesini besok pagi.
Disaat aku akan menuju alam mimpi, ponselku berdering. Papa.
"Halo, Assalamualaikum pa. "
"Waalaikumsalam nduk, gimana sudah siap semua? "
"Sudah pa. Papa nanti akan ikut juga kan? "
"Iya nduk, nanti papa ikut. Mungkin semalam saja papa disana, papa pamit mama ada dinas luar kota. Jadi maaf, papa gak bisa lama-lama."
"Gapapa pa, sandra terima kasih sekali. Kasian papa, sampai bohong ke mama demi bantu sandra. maaf ya pa."
"Halah kamu itu ngomong apa, nduk. Ya sudah nanti papa jemput jam 8 malam ya, biar ga terlalu malam sampai sana."
Papa memutuskan sambungan teleponnya. Dan aku bersiap meneruskan tidurku yang tertunda. Tak lama ponselku berdering kembali. Alex.
Aku menghembuskan nafas kasar. Sebenarnya aku malas menanggapi Alex, tapi aku juga gak mau Alex curiga dan nekad datang kemari. Bisa ketahuan. Kejadian alex bercumbu dengan karin sedikit banyak menguntungkanku. Karena aku ada alasan pergi dari rumah Alex tanpa alex curiga. Tapi jujur kejadian itu menyakitiku.
Terpaksa kuangkat teleponnya.
"Ya, ada apa?" tanyaku malas.
"Kamu masih marah san? "
"Menurutmu? "
"Aku minta maaf ya san, aku benar-benar minta maaf. Aku khilaf, terbawa suasana. "
"Ya.. ya.. ya.. " jawabku cuek.
"Sandra aku beneran serius. Sekarang aku tanya kamu jawab jujur. Apa kamu tidak punya perasaan untukku? "
Aku terdiam. Aku memutuskan memberitahu alex. Setidaknya saat aku sudah pergi, dia tahu bagaimana perasaanku.
"Aku mencintaimu, Lex.…
Alexandra
Rumah baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments