"Alex.." ucap Sandra pelan. Dia tidak menyangka akan bertemu dengan Alex setelah sekian lama. Dia langsung teringat Alif.
"Beb..." panggil Aby seraya mengendong Alif.
"Oh iya by.. Aku sudah selesai belanja." jawab Sandra mencoba bersikap biasa.
"Kenalin ini teman masa kecilku beb, dulu waktu lulus SMP aku pindah kesini, jadi udah lama banget gak ketemu dia. Eh, malah gak sengaja ketemu disini. Dunia itu sempit ya. Haha" ucap Aby. Aby terlihat senang bertemu Alex lagi, Sandra tidak mau menghancurkan rasa senangnya bertemu Alex.
"Alex." ucap Alex mengulurkan tangannya.
"Sandra." jawab Sandra menunduk.
Sandra cepat cepat meminta Alif yang di gendong Aby. Dia tidak mau Alex curiga. Malah hal itu merasa aneh Dimata Alex, mencurigakan.
"By, kamu masih mau disini? Kalau iya aku pulang dulu sama Alif. Kasian ayah pasti capek jaga kedai sendirian."
" Apa boleh beb?"
Sandra mengangguk lalu tersenyum. Senyum yang masih sama Dimata Alex.
"Eh, tapi sorry. Aku juga lagi buru buru akta. Boleh minta alamat rumahmu, nanti kalau lagi longgar aku mampir."
Akta adalah panggilan masa kecil Abyakta. Alex biasa memangil Akta. Akhirnya Alex dan Aby saling bertukar nomer telp. Dan itu membuat Sandra tidak tenang.
Sesampai Aby dan Sandra memasuki pekarangan rumah, mereka disambut oleh Ayah, yang langsung mengendong Alif. Alex yang menyaksikan itu dari dalam mobil yang diparkir disebrang rumah Sandra merasa hatinya bagai diremas remas.
Ya, dia beralasan pulang terburu buru karena ingin tau dimana mereka berada. Alex tersenyum getir, ternyata Sandra menjalani hidup yang baik dan bahagia. Berbeda dengan Alex yang masih terpuruk.
Dilihatnya sekitar rumah Sandra. Ternyata ada kedai kopi kecil disini. Alex tersenyum, akhirnya ada alasan lagi buat dia bertemu Sandra. Lalu dia melajukan mobilnya.
Alif telah tertidur di gendongan sang kakek. Sandra meminta ayahnya untuk menidurkan Alif dikamar dan ayahnya juga untuk istirahat.
Kedai belum ada pembeli, jadi dia memainkan ponselnya sambil memakan cemil…
Alexandra
Kebodohan Sandra
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments