"Sofia, apakah kamu sudah memikirkan ingin tinggal di mana?"
Mendengar pertanyaan Bastian, Sofia yang saat ini sedang melihat-lihat foto-foto dari beberapa rumah masih terlihat binggung.
"Hmm, Aku ingin tinggal di tempat sepi dan nyaman jauh dari tengah keramaian setidaknya selama kehamilanku. Namun Aku juga tidak ingin tempat yang terpencil, karena tidak tahu apa yang mungkin saja terjadi, lebih suka jika cukup dekat dengan sebuah Rumah Sakit besar yang lengkap."
"Jadi begitu kriteriamu? Aku akan mencoba bertanya pada Agen Properti, apakah ada tempat yang seperti itu di Kota Y."
Sofia setidaknya sudah menentukan dia akan pindah ke mana, ke sebuah kota yang cukup jauh dari tempat tinggal lamanya. Setidaknya saat ini, fokus Sofia adalah untuk melahirkan calon anaknya dengan sehat dan selamat.
"Hmm, Aku harap kita segera menemukan lokasi yang cocok."
"Tentu, kamu pasti akan mendapatkan tempat yang kamu mau. Ngomong-ngomong, soal itu, bagaimana soal masalah Saham Perusahaan? Kamu benar-benar berencana untuk menjualnya? Padahal kamu memiliki porsi yang besar sekarang, jika kamu ingin kamu bisa saja menjadi CEO nya."
"Kamu juga tahu, Aku tidak ingin lagi terhubung dengan Mas Evan. Aku benar-benar tidak ingin memiliki hubungan atau terkait dengannya lagi, jujur aku sudah lelah hanya melihat wajahnya sekarang."
"Jadi begitu. Kamu benar-benar akan menjualnya?"
Sofia sempat terdiam sebentar,
"Sesungguhnya, Perusahaan ini juga Perusahaan yang cukup penting untukku, untuk pertama kalinya dalam hidupku aku memulai membangun perusahaan itu dari hampir nol bersama Mas Evan. Tempat di mana Aku mulai belajar untuk menjadi lebih mandiri dan memiliki banyak pengalaman. Tempat itu...."
Sofia yang mulai mengingat kenangan-kenangan lamanya ketika di VS. Entertainment merubah ekspresinya, benar yang paling utama dari semuanya VS. Entertainment merupakan suatu tempat yang penuh kenangan dengan mantan Suaminya Evan.
Lebih dari segalanya, tempat itu merupakan sebuah saksi antas perjuangan d…
Batas Akhir Dari Cintaku
Episode 69: Membuatnya Marah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Uthie
Good kakek 👍
2024-02-17
0
@haerani-d
puas banget ya, walaupun ada rasa sedikit g tega....sedikiiiiiiit aja 😊
2024-02-17
0
YuWie
ow ow..kasihan kamu Van dikepret sama kakekmu... Dan kecangarlah Hanna
2024-02-17
0