Hal pertama yang Sofia rasakan setelah membuka matanya adalah rasa nyeri di bagian bawah tubuhnya, lalu dia yang masih berada di ruangan yang sama namun tubuhnya terasa lebih ringan.
Sepintas, Sofia memegang perutnya, dan sudah tidak ada apa-apa disana, perut besarnya sudah hilang.
Sebelum Sofia bisa bertanya sesuatu, dia sudah di sambut oleh sosok seorang Pria yang duduk disampingnya yang saat ini terlihat mengendong sesuatu.
"Sofia? Kamu akhirnya sudah sadar? Ini bayi kita, dia terlahir dengan normal dan sehat, lihatlah dia sangat manis dan cantik, seperti kamu."
Evan segera memperlihatkan bayi mungil yang ada di dalam gendongannya itu, bayi itu saat ini sedang tertidur dengan lelap, seolah benar-benar sangat nyaman dengan gendongan yang dia dapatkan.
Sofia yang melihat wajah kecil itu, merasa cukup lega. Ada berbagai macam perasaan rumit yang Sofia rasakan ketika melihat sosok Evan mengendong bayinya. Dan bagaimana bayi itu, terlihat nyaman dalam gendongannya itu, tertidur pulas dalam damai.
Sofia tahu, ikatan antara Ayah dan Anaknya masih begitu kuat. Namun tetap saja ada perasaan mengganjal di dalam dirinya.
"Berikan bayi itu padaku," kata Sofia dengan tegas.
"Tentu saja. Anak ini juga belum lama tertidur, dia sepertinya cukup lapar, apakah ASI mu baik-baik saja?"
Evan memberikan bayi itu pada Sofia dengan tenang. Sofia kaget melihat Evan begitu mudah memberikannya padanya tanpa banyak penolakan.
"Aku belum tahu. Aku akan segera mencoba."
Ketika bayi itu, tiba di tangan Sofia, bayi itu yang merasakan sedikit gerakan mulai menangis lagi.
Suara tangisan dari bayi itu, yang juga menandakan bahwa bayi itu benar-benar sehat.
"Sebentar sayang, Mama akan segera memberimu Susu."
"Owe... Owee.."
Bayi itu, masih menangis di gendongan Sofia.
Lalu, tatapan Sofia mengarah pada Evan, seolah mengerti maksud tatapannya, Evan segera memalingkan wajahnya.
Setelah beberapa persiapan, Sofia mulai mencoba membuat bayi itu minum ASI dari dirinya. Namun setelah beberapa kali percobaa…
Batas Akhir Dari Cintaku
Episode 83: Alasan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Soraya
evan stress
2024-03-18
0