Setelah mobil Panca menghilang dari kompleks perumahan kecilnya, Kinara tetap berdiri di depan pagar kontrakan bi Yanti. Tidak pernah terbayangkan olehnya untuk tinggal bersempitan dalam ruang kecil. Mau bagaimana lagi, rumahnya di sita bank setelah papanya terbukti terlibat mengeroyok Fajar.
Kinara membuka pagar rumahnya. Rumah kecil nan sempit, namun dia senang tinggal di sana. Belajar menjalani kehidupan baru nya. Beda dengan di rumah nya serba di layani. Namun dia sadari kehidupan lamanya membuat mata hatinya buta.
Saat ini dia tinggal dengan bi Yanti, asisten rumahnya dulu. Bareng anaknya Bi Yanti yang bernama Hera. Mereka satu kamar, Tubuh bi Yanti yang gempal dan tubuh Hera juga sama seperti ibunya, membuat Kinara harus mengalah tidur di lantai. Bi Yanti masih memperlakukan dia seperti majikan. Tapi tidak dengan anaknya. Hera, kerap menyuruh Kinara membersihkan rumah. Kadang dia berisitirahat sebentar pun sudah kena semprot.
Bi Yanti sepertinya juga agak takut sama anaknya. Terbukti setiap anaknya bertingkah wanita usia 49 itu hanya diam saja. Setelah selesai semuanya baru dia menolong Kinara. Meminta maaf atas perlakuan anaknya.
Hera sudah bekerja di salah satu koperasi kota. Dia juga sudah sarjana atas bantuan papanya. Hera di sekolahkan sejak kecil, karena Bi Yanti bekerja di rumahnya sejak masih ada mama Vero.
Begitu masuk di depan pintu matanya membulat. Bagaimana tidak? semua barang sudah terkumpul di depan pintu. Tidak ada tersisa satupun. Dia mengetuk pintu, menanyakan kenapa seperti terusir. Lama tidak ada respon, dia pun duduk sambil menunggu si empunya keluar.
Suara pergerakan pintu membuyarkan lamunannya. Dia pun berdiri menyapa sang empunya rumah. Tentu menanyakan kenapa barangnya ada di depan pintu.
" Kak Hera," sapa Kinara.
" Oh, tuan puteri sudah pulang ternyata." kata Hera terdengar sinis.
" Ini kenapa barang aku ada di sini, Kak?"
" Kamu sudah besar, kan seharusnya kamu paham apa jawabannya. Saya tidak bisa menampung gadis manja seperti kamu…
Fajar Untuk Embun
Karma untuk Kinara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Memyr 67
𝗸𝗮𝗹𝗮𝘂 𝗺𝗲𝗺𝗮𝗻𝗴 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮 𝗱𝗶𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗲𝗺𝗯𝘂𝗻, 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗰𝗮𝗰𝗮𝘁, 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵. 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘂𝘀𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗵𝗮𝗿𝗮𝗽 𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗲𝗺𝗯𝘂𝗻 𝗹𝗮𝗴𝗶. 𝗹𝘂𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗮𝗷𝗮 𝗲𝗺𝗯𝘂𝗻 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵.
2024-07-26
0
Dewi Payang
Syukurlah si Juna sadar
2024-06-27
0
Dewi Payang
Semoga Kinara berubah lebih baik
2024-06-27
0