Melani kembali kerumah sakit ,dengan hati yang sedih sang kakak tak membantunya walaupun merekaa tak seibu setidaknya Gabriel selalu ada dan melindunginya dari sang ayah yang tempramental.
Namun nyatanya saat genting seperti ini ia tak mau membantunya kenyataannya ia hanya dimamfaatkan untuk keegoisannya yang sangat terobsesi pada seseuatu hal.
Ia melihat sang ibu terbaring lemah,Ia kembali menangis apa yang harus ia lakukan dimana ia mendapatkan uang untuk pengobatan ibunya.
"Heyy...Mengapa menangis???"Tanya Seorang wanita cantik berseragam Putih yang merupakan salah satu dokter disana.
"M.maaf Dok ,Saya sedang bersedih Saat ini"Jawab melani jujur mengusap air matanya.
Dokter Cantik itu membawanya duduk.
"Katakan apa yang membuat mu bersedih ,Dan maaf sebelumnya Sejak tadi aku melihat mu menangis jadi aku memghampiri mu"Kata Dokter itu tersenyum.
"tidak Papa Dok,Sebenarnya Ibu saya Hendak Dioprasi Namun ....Saya tak memiliki Biaya "Jawab melani menunduk.
"Apa yang terjadi pada ibumu??"Tanya dokter.
"ibuku Terkena serangan jantung dan harus dioprasi"Kata Melani menangis.
Dokter itu memeluk Melani ia merasa iba .
"Tenanglah dan berdoa untuk keselamatan ibumu."Ucap dokter menenangkan.
ia melepaskan pelukan nya dan menatap melani
"Tak usah pikirkan biaya,Aku yang akan langsung menangani ibumu"Ucap Dokter dengan tulus.
Sontak Melani menatap sang dokter dengan mata sembab.
"Benarkah Dok ?yang Anda Ucapkan."Kata melani seakan bermimpi Jika dokter didepannya ingin membantunya padahal dokter itu tidak mengenalnya.
Dokter itu tersenyum dan mengngguk.
"Terima kasih dokter,terima kasih"Ucap Melani membungkuk hormat.
"Saya akan segerah mengantinya dokter"kata melani.
"Tak perlu,,"jawab dokter tulus.
Melani melebarkan matanya.
"Jangan dok,,Itu terlalu besar biarkan saya mencicil untuk melunasinya"Ucap melani bersungguh sungguh.
"Apa yang aku beri tak akan aku minta kembali,itu prinsip ku"Kata Dokter cantik dan baik hati itu.
"Sekali lagi terima kasih dokter ,saya tak akan melu…
Yudha&Lia
yudha&lia.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments