Seminggu berlalu, Amanda sedang duduk di ruang tengah dan menonton televisi yang menyiarkan berita kalau banyak programmer, teknisi dan ilmuwan yang menghilang empat hari belakangan ini, Indra yang baru turun dari kamarnya menghampiri Amanda yang sedang serius menonton televisi dan mendengar berita,
“Oh kasus orang ilang ya, di sosmed gue juga banyak beritanya,” celetuk Indra.
“Iya, tapi kalau sudah di siarkan di televisi berarti sudah serius kan,” balas Amanda.
Tiba tiba, Amanda terdiam, dia terlihat seperti sedang melihat sesuatu di pikirannya, Indra yang melihat nya sedikit heran,
“Manda, kenapa lo ?” tanya Indra.
Tapi sebelum Amanda menjawabnya, Shin menyentuh pundak Indra yang langsung menoleh melihat Shin di sebelah Amanda, Shin menaikkan telunjuknya ke arah mulut memberi kode supaya Indra diam dulu, kemudian Amanda mengambil buku gambarnya dan langsung membuat gambar menggunakan pensilnya, Indra mengintip gambar yang di buat Amanda bersama dengan Shin. Amanda menggambar dengan cepat dan terkadang berhenti seperti sedang mengingat sesuatu, Indra yang melihat gambar Amanda langsung terkejut karena Amanda menggambar langit di atas monas yang muncul banyak awan hitam bergulung membentuk lingkaran besar dan lubang di tengahnya, tahun yang di tuliskan Amanda adalah 2025,
“Apa ini maksudnya Manda ?” tanya Indra.
“Tidak tahu....tapi yang jelas ini masa depan,” jawab Amanda.
“Hmm ada lubang di langit ? tidak mungkin hanya tanda mau ujan kan,” gumam Indra berpikir.
“Saat ini, gue belum tahu, tapi biasanya kalau gue menggambar sesuatu ada petunjuk yang datang dan akhirnya gue tahu maksudnya, seperti contoh waktu gue jemput lo di stasiun, gue bisa tahu persis tanggal berapa dari dua jari sebelumnya kemudian tahu jam berapa kereta datang karena di gambar gue ada gambar jam yang gue tambah malam sebelum tanggal lo datang ketika dapat penglihatan tambahan, satu gambar tidak bisa kelar dalam sekali lihat,” balas Amanda.
“Gitu ya, tapi gambar ini sih ngeri,” balas Indra sambi…
Midnight Warden : Indonesian Dark Superheroes
Chapter 29
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments