Ketika sampai di rumah Tari, mereka semua kaget karena banyak sekali mobil polisi dan sebuah ambulans terparkir di depan rumahnya, Tari langsung berlari turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah, tapi dia di cegah oleh polisi yang memasang garis kuning di depan pintu rumah nya. Amanda, Indra, Alex, Nara, Diaz dan Fani langsung turun menyusul Tari yang sedang ngotot dengan polisi di depan pintu,
“Ijinkan saya masuk pak, ini rumah saya !” teriak Tari.
“Mohon maaf dek, tapi ini tempat terjadi kasus, saya tahu adek keluarga tapi saat ini bagian dalam rumah sedang di periksa, mohon menunggu di sini,” jawab sang polisi.
“Gimana keadaan papa dan mama saya, tolong beritahu saya pak ?” teriak Tari panik.
Sang polisi diam saja dan tidak menjawab pertanyaan Tari, tapi ketika Tari hendak menerobos paksa, dia mencegah Tari yang berontak. Melihat kejadian di depannya, Amanda menoleh kepada Shin yang langsung menerobos masuk menembus dinding. Di dalam Shin melihat seorang wanita paruh baya tergeletak di atas meja makan dengan perut berlubang, luka di perutnya tidak seperti di tusuk oleh benda tajam melainkan seperti di koyak oleh semacam cakar, kondisinya sangat mengerikan. Shin meneruskan masuk ke dalam ruang kerja di mana banyak polisi sedang menyelidiki di sana.
Dia melihat seisi ruangan itu penuh dengan tulisan tulisan di dindingnya yang bahasanya tidak di ketahui, setelah itu dia melihat tubuh seorang pria paruh baya terduduk di kursi dengan kedua tangan terkulai ke bawah. Shin bergerak ke depan tubuh itu dan dia kaget karena tubuh itu terbelah dua lurus dari kepala sampai bawah, mirip seperti kepompong yang terbelah sedangkan ulat di dalamnya sudah keluar, kondisi di dalam ruangan sangat mengerikan. Shin langsung kembali keluar untuk menemui Amanda, begitu di luar, dia menempelkan keningnya ke kening Amanda.
“Oeeeeeek....” Amanda langsung mengeluarkan isi perutnya.
Indra membantunya dengan memijit lehernya, kemudian setelah selesai membawa Amanda kembali ke mobil. Alex, Nara…
Midnight Warden : Indonesian Dark Superheroes
Chapter 30
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments