Lama sudah Rike menunggu nunggu kedatangan sang suami, tetapi nihil tidak ada tanda tanda kehadiran suami tercinta nya itu.
Rike mondar mandir di teras rumah nya menunggu kedatangan sang suami, sedangkan Kia sudah sedari tadi berangkat ia berangkat ke sekolah. Rike sengaja membuat kan 2 bekal, untuk Kia dan untuk Riko juga. Karena semalam mereka memasak banyak, tapi semua itu sia sia karena suami nya tidak pulang ke rumah. Alhasil makanan tersebut tidak ada yang memakan.
" Dimana sih kamu mas, bikin khawatir saja. Di telfon gak di angkat, di chat gak di balas kenapa tiba tiba begini mas?" Monolog Rike.
Karena hari sudah menjelang siang, rasa kantuk menghampiri Rike. Semalam ia tidak bisa tidur dengan nyenyak karena menunggu sang suami, akhirnya Kia memilih membaringkan tubuh nya di sofa ruang tamu.
Ceklek.
Suara knop pintu terbuka, yang membangun kan Rike dari tidur nya.
" Mas kamu udah pulang?, kok lama?" Tanya Rike membangun kan tubuh nya dari sofa.
" Udah, ada urusan kantor."
" Kok gak ngabarin, baru kali ini loh sibuk sampe gak pulang rumah." Selidik Rike.
" Banyak tanya, nama nya juga kerja kadang gak nentu."
" Tapi bisa juga ngabarin mas, gak butuh waktu lama ngabarin. Aku dan Kia udah nungguin kamu dari lama semalam, tapi kamu nya gak pulang pulang."
" Yaudah si." Jawab Anton singkat.
" Mas kamu kok jadi kayak gini sekarang?, kamu kok jadi berubah mas, hanya karna masalah sepele kamu nge bentak aku dari dulu kamu gak pernah nge bentak aku mas, bahkan kamu gak pulang rumah baru kali ini loh mas. Apa kamu sudah gak sayang lagi sama ku mas?" Puas Rike mengeluarkan seluruh unek unek nya.
" Apasi, bising banget aku tuh capek kerja."
" Mas jawab dulu, kamu masih sayang gak sama ku?"
" Gak, aku dh bosen sama kamu, gak bisa bisa punya anak." Ucap Anton to the point.
" Mas bilang kalau kamu sedang bercanda," Ucap Kia dengan isakan tangis yang sangat pilu.
" Gak aku gak bercanda, aku serius!"
" Mas, aku gak punya anak itu karena memang bukan rejeki kita. Lagia…
KAPAN AKU BISA BAHAGIA??
30. BERDEBAT
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 103 Episodes
Comments