"Loh, rin Lo ngapain di sini?" Tanya zico, melihat gadis kesayangan sang ketua.
Karin menoleh, sebuah senyuman tipis membuat kesan kecantikannya bertambah dua kali lipat.
"Aku lagi nunggu kak Bintang," Ujar karin sambil menggoyangkan kakinya.
"Ooo, kalian janjian pulang bareng? Ya udah gue masuk kelas dulu ya bentar lagi udah mulai." Zico kembali berjalan memasuki kelas yang sebentar lagi akan ia tinggalin.
Karin mulai bosan, kemudian memainkan ponselnya. Sebenarnya hari ini dia belum ada janjian sama Bintang, tapi entah kenapa dirinya ingin menemani pria itu. Rasa sayang dan perhatian Bintang berhasil membuat karin nyaman.
Tiba - tiba terdengar suara teriakan dari belakang, terlihat jelas seorang gadis cantik menatap punggung seorang pria.
"Lo nggak bisa mainin perasaan kayak gitu, kalau LO!! Memang nggak suka sama dia, seharusnya Lo putusin. Lo buat dia bergantung sama Lo, tapi semua perhatian dan sayang Lo hanya omong kosong." Ucap tegas gadis cantik yang kini menangis, entah apa permasalahan di antar keduanya tapi yang jelas tempat ini tepat di belakang sekolah.
Tidak ada seorangpun di sini selain karin dan mereka. Karin tidak ingin terlihat beranjak dan mencari tempat bersembunyi. Namun langkahnya terhenti setelah mendengar kembali ucapan sang perempuan.
"Bintang!! Lo dengar gue? Jangan maini perasaan pacar Lo, kalau memang Lo belum bisa move on dari masa lalu Lo." Teriak gadis itu, sebelum berbalik dan pergi dari sana.
Hal itu berhasil membuat karin terpaku di tempat, 'apa dia nggak salah dengarkan, pria itu bernama Bintang, atau mungkin orang yang berbeda? Tapi tidak mungkin, hanya murid kelas 12 yang hanya berada di lingkungan ini.
Karin menatap tak percaya kini ia bisa melihat jelas siap pemuda itu. Bintang yang tadi hendak berbalik terkejut melihat karin berdiri agak jauh darinya.
Pemuda itu berlari ke arahnya, karin hanya diam di tempat tanpa bergerak sedikitpun.
Greb
Bintang langsung menarik ke dekapannya, sungguh Bintang sama sekali tak menyangka kekasi…
Bintangnya Karin
Orang Lama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments