Setelah setengah hari duduk ditepi pantai, Xania dan Bryan pun memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut.
" Jadi kamu juga akan mendukung Kazel dan pak Cristian kan, Bryan...?" Tanya Xania saat akan duduk diboncengan motor pria itu.
" Tentu saja Xania. Sejak dulu saya menginginkan mereka menyatu kembali. Walaupun saya sangat mencintai Kazel. Tapi Kazel menganggap saya sebagai saudara kandungnya saja." Jawab Bryan.
Setelah berkata begitu, lelaki tersebut lalu menjalankan motornya dan berlalu dari tempat rekreasi itu.
Dalam satu jam keduanya kini telah tiba didepan kediaman Sarah.
" Tunggu sebentar ya, Bryan..." Kata Xania.
Dia turun lalu kemudian melangkah masuk kedalam kamar kost. Lima menit selanjutnya, ia telah duduk lagi keatas motor.
Bryan kembali memacukan kemudi kendaraannya menuju ketempat tinggalnya. Setelah sampai, mereka pun masuk kesana.
" Sekarang anda lihatlah isi video cctv ini, Bry..." Xania berkata sambil mengatur posisi duduknya.
Secara menghadap kearah tubuh Bryan, Xania meletakan barang barang tersebut ketengah tengah mereka.
" Ini cctv yang pertama. Yang ditempatkan diruangan tamu." Lanjutnya pada Bryan.
" Baiklah, Xania..." Sahut lelaki tersebut.
" Sambil anda menonton, saya akan menelepon Sarah, ya..."
Xania segera menghubungi Sarah.
" Asalamualaikum Sarah, selamat mlam..."
" Waalaikumsalam, Xania..." Jawab suara dari seberang.
" Apa anda bisa datang kemari?" Tanya Xania.
Sarah tampak terdiam sejenak. Lalu..." Maaf Xania, sekarang saya belum bisa kesana. Besok saja, ya. Ada apa ni, Xan?" Tanya Sarah.
Xania pun menceritakan, semua yang telah dikatakan oleh Bryan tadi.
Sarah terdengar berkali kali menyela dengan suara bergumam perlahan, sambil terus menyimak pada perkataan Sarah didalam telepon tersebut.
" Baguslah Xania...Bila Bryan juga berada dipihak kita, kita jadi tambah bersemangat untuk segera membantu Kazel." Ujar Sarah.
" Iya Sarah, besok kita kembali membahas ini bersama dengan Bryan ya..."
" Baiklah Xania, titip salam buat Bryan y…
KAZEL Mencari Suamiku
Bab. 70 " Kantor pak Cristian terbakar! "
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments