West berdiri setelah dirinya masuk menemui area kantin. Anak-anak remaja, bercampur mengantri makan siang mereka.
Antrian food section, telah terpilih untuk West Bromwich. Anak itu tidak pandai berbaur dibandingkan anak-anak remaja seumuran dengannya.
Jalannya agak kaku, diperlihatkan orang-orang yang menonton tubuhnya. Baju hitam gagah, semakin menambah kekaguman mereka terhadap West Bromwich, anak baru dari kota Greny.
"Siapa dia?" anak muda dibelakang dirinya, berbisik-West mendengar sekilas, sampai dia tidak tertarik lagi kebelakang.
"Selanjutnya," panggilan ibu kantin, membuatnya harus berjalan cepat.
Satu langkah dimajukan. Satu nampan, berada di kedua tangan, menggeser untuk mendapat makanan.
Satu mangkok sup, satu mangkok kecil nasi pulen panas, dua lauk ayam gepeng bertepung roti, dan segelas air putih, ada diatas nampan miliknya.
West meneliti bangku per bangku kosong. Lesatan mata tidak pernah terlewati untuk mengawasi keadaan.
Lesatan orang-orang pada sekeliling West, membuat keheranan kepadanya. West tetap keras tidak peduli siapa yang melihat dirinya.
Sepuluh baris bangku makan, sebagian terisi dari mereka-mereka yang berkumpul. Berdasarkan rombongan berbagai kota.
"Hmm...," West mendengus sadar bahwa anak berambut putih menyantap makanan sendiri.
Jalannya cepat. Butuh beberapa langkah sampai mengenai tempat duduk Erton.
Baris ketujuh, pada bagian agak menjorok ke tengah. West mengangkat satu kaki, disusul kaki satunya.
Erton melihat sebentar, lantas melanjutkan makan siang yang tersisa sedikit.
"Kau dapat nomor berapa? Fitur gelang tidak mudah untuk melacakmu, Er."
"Sebelas." Erton menjawab sederhana. Memajukan diri dan memakan yang bisa dia habiskan hari ini.
West menyipit mata. "Aneh. Jarak kamar berjauhan, padahal satu kota."
"Nanti tanya yang memberi nomor itu." Erton menancap suapan dan memakannya. Kepala ditundukkan.
West memberatkan kelopak mata. Dia menyudahi percakapan sederhana dengan Erton. Anak rambut putih, tidak suka berbi…
THE CITY
5
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments