Keesokan harinya tepat ketika cahaya matahari masuk melalui celah korden yang menutup dan tepat saat itu mengenai wajah Jelita yang saat itu masih tertidur sontak saja menggeliatkan tubuhnya yang rasanya sangatlah berat. Seperti tertimpa sesuatu ataupun dipeluk erat seseorang hingga kesulitan untuk bergerak.
Jelita terus menggeliatkan tubuhnya dan perlahan mulai membuka matanya. Pemandangan yang pertama kali dilihatnya adalah plafon putih dengan lampu putih terang yang ia rasa bukanlah keadaan di kamarnya. Ia ingat betul, kamarnya tidaklah seperti ini. Lalu mengetahui tubuhnya terasa berat, menoleh lah Jelita ke arah samping tubuhnya.
Awalnya ia kira ia kelelahan hingga tubuhnya terasa berat. Namun, yang dilihatnya adalah sesuatu yang di luar dugaannya. Revan, ayah tirinya itu tengah memeluk pinggangnya dengan posisinya yang tidak mengenakan baju. Sontak Jelita terperanjat melihatnya. Ia dengan paksa menyingkirkan tangan Revan dari pinggangnya dan bangun dari tidurnya.
Ia ingin pergi sebelum Revan bangun, namun saat dirinya sendiri melihat tubuhnya dalam keadaan yang sama, sontak membuatnya kaget bukan main. Ternyata apa yang dikatakan ayahnya lewat mimpi adalah kenyataan.
Tidak disangka jika sekarang ia tidaklah perawan lagi. Ia telah memberikan mahkota berharganya cuma-cuma kepada Revan, hanya demi menuntaskan dendamnya.
Dendam yang telah Ia tanamkan dan ia pupuk hingga akhirnya sebesar sekarang. Lalu Jelita pun mulai menangis. Ia begitu sedih, terluka dan marah dengan kondisinya. Dirinya yang tak lagi perawan membuatnya hancur. Hancur dan terkadang menyesali perbuatannya.
Ia marah, namun ia tidak bisa mundur. Perjalanannya sudah sejauh ini. Akan sangat rugi jika Jelita menyudahinya sampai di sini saja.
Lantas ia meringkuk, menangis, berusaha menutup matanya dan meredakan amarah yang memenuhi kepalanya. Memaksanya untuk terus memikirkannya dan membuatnya frustasi.
Jelita terus meringkuk, menyembunyikan wajahnya di sebalik kakinya yang tertekuk. Ia terus menangis…
Terjerat Pesona Ayah Tiri
Episode 07. Tidak Bisa Mundur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments
Thoma Thoma
papa sambung hebat dapat perawan, mantap
2026-07-12
0