Kini sudah lebih dari tiga hari semenjak pernikahannya dengan Revan, Jelita terbangun dengan keringat dingin menetes di dahinya. Mimpi aneh yang sama kembali menghantuinya, membuatnya merasa gelisah dan tidak nyaman.
Dia mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi dalam mimpi tersebut, namun semuanya terasa begitu samar dan misterius.
Jelita mencoba untuk tidak terlalu memikirkan mimpi tersebut, namun suara perempuan yang terus menerus meneriakinya dalam mimpi membuatnya merasa tertekan.
Suara itu begitu keras dan memohon, seolah-olah ada sesuatu yang sangat penting yang harus dia lakukan.
"Rebut harta itu dari Widya, Jel. Jangan biarkan dia menguasainya. Itu semua bukan miliknya!!" suara itu terus bergema di telinganya, membuatnya semakin bingung. Siapakah perempuan itu? Dan apa hubungannya dengan harta yang dimaksud dalam mimpi tersebut?
Jelita mencoba untuk mengabaikan suara tersebut, namun semakin hari semakin sulit baginya untuk melupakan. Dia merasa seperti ada sesuatu yang disembunyikan darinya, sesuatu yang harus dia ungkapkan. Namun, dia tidak tahu harus mulai dari mana.
Sementara itu, Revan yang merasa khawatir melihat gelisahnya Jelita, mencoba untuk menenangkannya. Mereka duduk bersama di balkon apartemen mereka, menikmati secangkir kopi hangat sambil menikmati pemandangan matahari terbenam.
"Ada yang mengganggu pikiranmu, sayang?" tanya Revan dengan lembut.
Jelita menatapnya dengan tatapan penuh kekhawatiran. "Aku tidak tahu, sayang. Aku selalu bermimpi tentang suara perempuan yang memintaku untuk merebut harta dari bunda. Aku merasa seperti ada sesuatu yang harus aku ungkapkan, namun aku tidak tahu harus mulai dari mana."
Revan menggenggam tangan Jelita dengan penuh kasih sayang. "Jangan khawatir, sayang. Aku akan selalu ada di sampingmu. Kita akan menghadapi masalah ini bersama-sama."
Jelita tersenyum lembut, merasa lega karena memiliki Revan di sampingnya. Dia tahu bahwa mereka akan bisa mengatasi masalah ini bersama-sama, meskipun misteri di balik mim…
Terjerat Pesona Ayah Tiri
Episode 48. Itu Semua Bukan Miliknya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments